Blitar (beritajatim.com) – Bendungan Wlingi Raya (Jegu) dan Bendungan Lodoyo Kabupaten Blitar dilakukan flushing atau pladu sejak tanggal 27 April hingga 3 Mei 2025. Selama kegiatan flushing atau penggelontoran air bendungan ini PLTA Wlingi Raya dan Lodoyo berhenti beroperasi.
Artinya selama 7 hari ke depan, PLTA Wlingi dan Lodoyo tak bisa menghasilkan listrik untuk masyarakat. Padahal PLTA Wlingi ini merupakan pembangkit tenaga listrik dengan daya terpasang 2 X 27 Megawatt (MW).
Meski begitu Perum Jasa Tirta 1 menegaskan pasokan listrik ke masyarakat tetap aman. Pasalnya pihaknya telah berkoordinasi dengan PLTA lain untuk mencukupi kebutuhan warga yang selama ini menjadi pengguna listrik produksi PLTA Wlingi Raya dan Lodoyo.
“Dan ini sudah dilakukan perencanaan sebelumnya sehingga kapasitas ketersediaan listrik di PLN Nusantara power pun sudah dicukupi dari PLTA-PLTA yang lain,” kata Ganindra Adi Cahyono, Vice President Regional 1 Perum Jasa Tirta 1, Minggu (27/04/2025).
PLTA Wlingi di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar ini pun bisa menghasilkan 175 juta Megawatt listrik setiap tahunnya. Namun selama pladu ini, PLTA Wlingi tidak bisa memproduksi listrik untuk masyarakat.
Kegiatan Pladu atau Flushing ini pun dimanfaatkan untuk melakukan maintenance di 2 PLTA tersebut. Pemeriksaan peralatan pun yang ada id PLTA Wlingi Raya dan Lodoyo pun akan dilakukan selama kegiatan flushing berlangsung.
“Yang di PLTA Wlingi Raya kita lakukan maintenance jadi memanfaatkan waktu flushing mereka (PLN) melakukan maintenance kemudian yang ada di PLTA Lodoagung juga melakukan maintenance,” ucap Sucipto Eko Pranoto, Kepala Sub Divisi Operasi dan Pemeliharan WS Brantas 1 Perum Jasa Tirta 1.
Meski kedua PLTA tersebut berhenti beroperasi namun pasokan listrik ke masyarakat dipastikan tetap aman. Hasil komunikasi Perum Jasa Tirta, PLN Jawa Bali bakal menggantikan suplai listrik dari 2 PLTA tersebut.
“Tetap aman, karena kan kalau listrik ini terkoneksi antara Jawa Bali dan PLTA ini, jadi jika disini berhenti maka listrik ke masyarakat akan disuplai dari yang lain,” tegasnya. (owi/but)






