Jakarta (beritajatim.com) – Hingga Kamis (30/6/2022) sebanyak 16 jemaah haji Indonesia wafat di tanah suci. Dua CJH terakhir yang wafat adalah Anta Misda Jiam, laki-laki, 58 tahun, nomor paspor C55 90 639, asal kloter JKS11, Embarkasi Jakarta Saudia.
Kedua, Norlius Ilyas Intan Kayo, laki-laki, 59 tahun, nomor paspos, C89 87 455, asal kloter BTH8, Embarkasi Batam. Sehingga, sampai hari ini jumlah jemaah wafat sebanyak 16 orang. Demikian diungkapkan Plh Biro Humas, Data dan Informasi, Wawan Djunaedi, di Jakarta, Kamis (30/6/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”haji”]
“Selain jumlah jemaah yang wafat, data hari ini ada 84 jemaah sakit. Sebanyak 72 orang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan 12 orang dirawat di RSAS,” kata Wawan dikutip dari laman Kemenag.go.id.
Wawan juga menjelaskan, lima hari jelang berakhirnya fase keberangkatan, 82.437 jemaah haji Indonesia sudah diterbangkan ke Arab Saudi. “Kita telah memasuki fase ke-27 operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443H/2022M. Total yang telah diberangkatkan ke tanah suci sebanyak 82.437 orang,” ujarnya.
Wawan menyampaikan, proses pemberangkatan akan terus berlangsung hingga 3 Juli 2022. Pada Kamis ada 2.800 jemaah haji Indonesia yang berangkat ke Jeddah, lalu ke Makkah. Mereka terbagi dalam tujuh kelompok terbang (Kloter).
Mereka berangkat dari lima embarkasi. Dua kloter dari Embarkasi Jakarta – Bekasi/JKS (820 orang) dan Solo/SOC (720). Masing-masing satu kloter dari Embarkasi Balikpapan/BPN (360), Palembang/PLM (450), dan Surabaya/SUB (450 ). [suf]






