Surabaya (beritajatim.com) – Hamil memang sebuah kondisi yang penuh dengan tantangan. Sebab, ada banyak misteri dan laku yang berbeda ketika seseorang sedang hamil. Ada ibu hamil yang terus menerus lemas dan tidak bisa beraktifitas. Ada pula yang sebentar-sebentar ngidam.
Namun, dari semua itu kesehatan ibu hamil dan bayi yang ada dalam kandungan tetap menjadi fokus utama. Hal ini pun membawa banyak tantangan, terutama bagi ibu-ibu muda yang baru menjalani kehamilan pertama.
Ada banyak hal baru yagn mereka alami dan kadang tak dimengerti. Untuk tetap bisa menjaga kesehatan ibu hamil dan anak dalam kandungan, hal-hal ini perlu kiranya di pahami. Sebab, hal berikut bisa menjadi salah satu tanda kehamilan sang ibu sedang tidak baik-baik saja.
Mual dan muntah berlebihan
Sebenarnya mual dan muntah normal dialami oleh para wanita yang sedang hamil muda. Namun, beberapa di antaranya terkadang sampai merasakan kondisi tersebut secara berlebihan bahkan hingga tidak bisa makan dan minum.
Hal tersebutlah yang perlu diperhatikan karena dapat menghambat perkembangan janin. Bahkan, kemungkinan terburuk dapat berpotensi membuat janin meninggal di dalam kandungan.
Pendarahan
Biasanya pada usia kehamilan yang masih muda, sang ibu jadi rawan mengalami pendarahan. Munculnya pendarahan biasanya dibarengi dengan perut yang terasa mengencang atau kram layaknya orang mainstruasi. Hal itulah yang perlu diwaspadai karena bisa jadi itu ancaman atau bahkan sudah mengalami keguguran.
Kram perut berlebihan
Kram perut yang berlebihan biasanya dirasakan seseorang hingga pada bagian vagina dan paha. Hal ini bisa saja dipicu karena kelahiran di luar rahim atau ektopik.
Gejala ini kerap dialami pada masa hamil muda. Jika sudah merasakan kondisi seperti ini maka segera periksakan, agar tidak terjadi pendarahan dalam perut hingga membahayakan keselamatan ibu dan janin.
Kram teratur
Kram di bagian-bagian tubuh yang terjadi secara teratur dalam kurun waktu tertentu, seperti beberapa menit sekali. Kondisi seperti ini juga dapat menjadi petanda bahwa kandungan tidak dalam keadaan sehat akibat kontraksi prematur.
Karena kondisi seperti ini seharusnya dialami pada usia kandungan di atas 37 minggu. Namun, jika sudah merasakan kram teratur seperti itu tentu harus diwaspadai.
Sering timbul flek
Jika dalam masa kehamilan muda timbul flek atau pendarahan tentu membuat ibu harus waspada. Selain kecurigaan akibat keguguran, juga bisa jadi ada masalah pada ari-ari yang mungkin menutup jalan lahir.
Hal tersebut tentu sangat berbahaya karena ari-ari sebagai penghubung darah ibu ke janin akan terganggu jika sampai sang ibu mengalami pendarahan.
Sering keputihan
Sang ibu yang kerap mengalami keputihan, terlebih jika aromanya tidak sedap tentu ini juga perlu diwaspadai. Hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa ada infeksi. Tak ayal jika sampai naik, dapat mengancam keselamatan janin di dalam kandungan.
Tidak ada gerakan pada kehamilan tua
Untuk para ibu yang hamil tua, sekitar enam bulan ke atas pastikan adanya aktivitas janin di dalam kandungan. Karena, jika tidak tentu perlu segera dicek ke dokter agar dapat diketahui kondisi janin masih hidup atau tidak. Normalnya janin akan bergerak 6-10 kali dalam kurun waktu dua jam. [fyi/tur]






