Jakarta (beritajatim.com) – Persija Jakarta resmi menunjuk Mauricio Souza sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Liga 1 musim 2025/2026.
Nama pria asal Brasil ini tentu tak asing di pentas sepak bola Indonesia. Sebelumnya, Mauricio sukses mengantar Madura United menembus Championship Series di Liga 1 musim 2023/2024 usai finis di posisi keempat klasemen reguler.
Namun, bukan hanya Mauricio yang membawa aroma Madura United ke tubuh Persija. Lima staf pelatih yang diperkenalkan sebagai bagian dari tim kepelatihan Macan Kemayoran juga memiliki jejak kuat di klub asal Pulau Garam tersebut.
Mereka adalah Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco Da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Vito Jordao De Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (penerjemah).
Dua di antaranya, Italo Bartole dan Gerson Rodrigues, pernah menjadi bagian dari staf Mauricio saat menangani Madura United. Claudio Luzardi sang penerjemah, juga pernah bertugas di Madura United.
Pengalaman bersama inilah yang kini dibawa ke Jakarta, dengan harapan mampu membentuk sinergi kuat dalam implementasi filosofi permainan yang diusung Mauricio.
Italo Bartole merupakan mantan pemain yang telah berkarier sebagai pelatih di sejumlah klub Brasil. Italo Bartole dikenal memiliki kemampuan dalam menjembatani komunikasi antara pemain dan pelatih, serta menerjemahkan ide taktik ke dalam sesi latihan dan pertandingan.
Di sektor penjaga gawang, Gerson Rodrigues membawa pengalaman dari berbagai akademi dan tim utama di Brasil. Ia dikenal sebagai pelatih kiper dengan pendekatan modern yang adaptif terhadap kebutuhan kiper-kiper muda maupun senior.
Sementara Vitor Branco bertugas sebagai pelatih fisik untuk menyiapkan program kebugaran berbasis data dan kebutuhan individu.
Peran analis dijalankan Caio Vito Jordao, yang akan memproses data pertandingan dan latihan, sekaligus mendukung keputusan taktis tim secara real-time.
“Selamat bertugas para staf pelatih. Kami bersama Jakmania berharap Persija dapat mengakhiri musim dengan senyum kegembiraan,” ujar Direktur Persija Mohamad Prapanca dalam laman resmi klub, Jumat (20/6/2025).
Liga 1 2025/2026 akan menjadi panggung baru bagi para eks-Madura United ini. Kali ini, mereka datang dengan seragam merah-oranye khas Ibu Kota. Misi mereka jelas: mengembalikan kejayaan Persija sebagai tim papan atas Indonesia. (faw/ian)






