Gresik (beritajatim.com) – Nahas dialami Akhmad Fauzan (26), warga asal Desa Sungunlegowo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Pemuda tersebut ditemukan tak bernyawa di Sungai Lawean yang merupakan anak Sungai Bengawan Solo.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mayat yang mengapung itu bermula salah satu saksi, Wakit (40), melihat ada sosok mayat yang mengapung di Sungai Lawean. Tepatnya di Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.
Wakit lalu melaporkan temuannya ke Polsek Ujungpangkah. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti Polsek Ujungpangkah dibantu Satpolairud Polres Gresik dengan melakukan pengecekan di lokasi.
Selanjutnya, tim SAR gabungan Satpolairud Polres Gresik dan anggota Polsek Ujungpangkah mengevakuasi dan membawa mayat itu ke RSUD Ibnu Sina untuk kepentingan otopsi. Setelah dilakukan penyelidikan oleh Inafis Satreskrim Polres Gresik, identitas mayat mengarah ke nama seseorang beserta alamat tinggalnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”temuan-mayat”]
“Usai dicek korban atau mayat terapung bernama Akhmad Fauzi warga Desa Sungunlegowo, Kecamatan Bungah, Gresik,” ujar Kasatpolair Polres Gresik AKP Poerlaksono, Selasa (14/06/2022).
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti milik korban. Di antaranya satu unit ponsel dan kunci kontak sepeda motor.
“Terkait dengan kasus ini, kami juga memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Poerlaksono. (dny/beq)






