Ponorogo (beritajatim.com) – Kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta saat gedung sekolah untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) terbakar. Gedung sekolah PAUD yang dilalap oleh si jago merah itu, berada di Desa Wates Kecamatan Slahung Ponorogo. Peristiwa kebakaran yang terjadi pada jelang subuh pada hari Rabu (9/8) pagi itu, menghanguskan seluruh bangunan yang ada.
Gedung sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo mengalami peristiwa kebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan. Kejadian ini terjadi pada Rabu (9/8/2023) pagi, dimulai sekitar pukul 04.00.
“Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 100 juta. Mengingat seluruh bangunan dan isinya turut terbakar dalam peristiwa tersebut,” kata Wakapolsek Slahung, Ipda Winarto, Rabu (09/08/2023) siang.
Dugaan sementara, peristiwa kebakaran di lembaga pendidikan berstatus swasta itu, berasal dari hubungan arus pendek listrik atau awam menyebut sebagai korsleting listrik. Meskipun begitu, jajaran dari kepolisian masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait penyebab pasti peristiwa itu. “Dugaan penyebab kebakaran korsleting listrik. Namun, kita akan melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran itu,” katanya.
Sementara itu, salah satu saksi bernama Dasar mengungkapkan bahwa warga sekitar sempat berjuang keras untuk memadamkan peristiwa kebakaran itu. Tentu, usaha pemadaman yang dilakukan oleh warga dengan alat-alat yang terbatas, tetapi angin kencang dan material mudah terbakar membuat upaya tersebut sulit dilakukan. Selain itu, api juga cepat merembet karena angin kencang dan banyaknya material mudah terbakar di gedung sekolah tersebut.
“Tadi para warga berjuang keras dengan alat seadanya untuk mencegah api menjalar. Sebab, berpotensi merambat ke rumah lain yang saling berdekatan,’ pungkas Dasar. (end/kun)
BACA JUGA:Pande Besi di Ponorogo, Tetap Eksis di Era Modern






