Kediri (beritajatim.com) – Menjelang hari Raya Idul Fitri, banyak warga Kediri yang menggadaikan barang-barang berharganya untuk mencukupi kebutuhan.
Hal ini diketahui dari transaksi di Pegadaian Cabang Kediri yang mengalami kenaikan.
Pegadaian Cabang Kediri mencatat telah membukukan outstanding loan atau transaksi masuk sebesar Rp112 miliar.
Terhitung dari bulan Januari – Maret 2023. Jumlah ini diketahui naik 6,8 persen di banding tahun 2022 lalu sebesar 9,8 miliar rupiah dalam hitungan bulan yang sama.
BACA JUGA : Pemkot Kediri Salurkan Bantuan Aslut untuk 364 Warga Lansia
Kristianto, Kepala Pegadaian Cabang Kediri mengatakan, peningkatan angka transaksi gadai ini tak lepas dari pemenuhan kebutuhan masyarakat menjelang hari lebaran.
“Mereka menggadaikan sejumlah barang berharganya sebagai modal mereka untuk berusaha, seperti untuk membuka usaha kue kering maupun pakaian,” ujar Kristianto, Kepala Pegadaian Cabang Kediri, pada Kamis 13 April 2023.
Kristanto menyebut, rata-rata barang berharga mereka yang digadai meliputi emas, kendaraan sepeda motor hingga perabot rumah tangga.
BACA JUGA : Pemkot Kediri Ajak Pemuda Partisipasi dalam Ideathon
Namun emas atau perhiasan, dalam konteks ini menjadi barang yang kerap kali digadaikan oleh warga atau mendominasi dari jenis barang yang digadai sebesar 98 persen.
Dalam sehari, ia menghitung ada sedikitnya 60 orang melakukan gadai, jumlah ini terbilang meningkat bila dibanding hari biasa yang hanya mencapai 20 – 30 orang. [nm/ted]






