Gresik (beritajatim.com)- Memasuki musim hujan sejumlah binatang melata seperti ular kerap kali meresahkan warga. Seperti yang dialami Misran (55) warga Jalan Wahidin Sudirohusodo Gang 14F/F2 Gresik. Dirinya kaget saat sedang ke halaman belakang. Tiba-tiba ada ular piton 1,5 meter di kandang ayam miliknya.
Tak ingin dirinya celaka karena tidak bisa mengevakuasi. Misran akhirnya bergegas datang ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik yang tak jauh dari tempat tinggalnya.
Dengan mengendarai motor, Misran yang tergesa-gesa langsung melapor dan meminta tolong supaya mengevakuasi ular piton.
“Tolong mas ada ular piton di dalam kandang ayam milik saya. Tolong segera dievakuasi,” ujar Misran dihadapan petugas piket, Selasa (17/12/2024).
Mendapat laporan warga tersebut, petugas piket segera meluncur ke lokasi. Ada tujuh personel yang dilibatkan. Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) serta penjepit ular. Petugas Damkarla Gresik bergegas ke halaman belakang rumah setelah tiba di lokasi.
“Beruntung ular yang akan kami evakuasi belum memangsa ayam,” tutur Bakti Darmawan petugas piket Damkarla Gresik.
Setelah membutuhkan waktu kurang dari 30 menit. Ular piton yang bikin panik warga bisa dievakuasi. Selanjutnya, dimasukkan ke dalam karung lalu dibawa ke Kantor Damkarla Gresik.
Keberadaan ular piton yang masuk ke pemukiman warga ini untuk kesekian kalinya. Sebelumnya, ada beberapa ular jenis lainnya juga kerap mengganggu aktivitas warga.
Damkarla Gresik mencatat selama bulan Desember 2024. Ada 37 rescue yang telah dilakukan oleh petugas. Jumlah ini tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah hingga malam pergantian tahu. [dny/aje]






