Pasuruan (beritajatim.com) – Ribuan warga Kecamatan Gempol padati lapangan di Desa Bulusari. Tak hanya orang dewasa, anak-anak dan remaja juga turut serta mengikuti karnaval budaya Ruwah Desa Bulusari.
Karnaval ini diikuti kurang lebih 15 dusun dan berbagai lembaga pendidikan mulai dari TK hingga SMP. Sebelumnya warga berkeliling guna memperingati Ruwuh Desa, warga terlebih dahulu mengikuti upacara HUT Kabupaten Pasuruan ke-1093.
“Kegiatan karnaval budaya yang dilaksanakan di Desa Bulusari ini sangat memberikan inspirasi bagi semua warga khususnya Kecamatan Gempol. Selain memberikan hiburan masyarakat juga diharapkan mampu mendongkrak roda perekonomian Desa paska dampak Covid-19 selama dua tahun,” jelas Plt Camat Gempol Ridwan Haris, Minggu (18/9/2022).
Terlihat juga rombongan Pemerintah Desa Bulusari yang menggunakan pakaian kerajaan. Tak hanya itu, rombongan juga menunggangi kuda bak kesatria pada masa dulu.
Meski panas menyengat warga tak gentar terus melaksanakan gelaran acara ini. Sebelumnya warga tak bisa menggelaran acara ini dikarenakan Covid-19 terus menghantui Indonesia selama dua tahun belakangan. “Warga sangat antusias sekali, bahkan ada yang memakai baju zaman kerajaan kuno. Ada juga yang menaiki kereta kencana persis pada zaman kerajaan,” imbuh Harris.
Hal ini juga dimanfaatkan oleh pedagang keliling yang menjajakan dagangannya. Sehingga perekonomian terus berputar seperti yang diharapkan Plt Camat Gempol. (ada/kun)






