Sumenep (beritajatim.com) – Sebanyak 345 warga binaan pemasyarakatan (WBP) rumah tahanan negara (Rutan) klas IIB Sumenep menjalani pemeriksaan penyakit Tuberkulosis (TBC).
“Pemeriksaan ini dilakukan kepada seluruh warga binaan. Jadi ini sebagai deteksi dini TBC atau langkah pencegahan TBC,” kata Kepala Rutan Sumenep, Ridwan Susilo, Rabu (29/11/2023).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kemenkum HAM RI, sebagai bentuk deteksi dini TBC secara nasional. “Dengan pemeriksaan ini, kalau ada yang diketemukan mengidap TBC, bisa langsung ditangani agar tidak menyebar,” terangnya.
Sementara Kepala Sub Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur Rimbun Sianturi menjelaskan, di Jawa Timur ada 33 UPT yang menjadi sasaran pemeriksaan deteksi dini TBC.
BACA JUGA:
Bayi Meninggal Usai SHK, Keluarga Demo Puskesmas Batang-batang Sumenep
Tujuan dari deteksi dini TBC ini adalah untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara aktif pada kelompok komunal yang berisiko tinggi dan rentan terhadap penularan.
“Di Jawa Timur itu, dari 39 UPT, yang dilakukan kegiatan deteksi dini atau skrining sebanyak 33 UPT termasuk Sumenep. Total target kami 20.198 warga binaan. Karena itu kegiatan ini harus kita dukung. Kami bahkan turun langsung ke rutan-rutan di daerah, untuk memastikan skrining berjalan sesuai harapan,” ujarnya.
Sedangkan Tim Kesehatan Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur, drg. Ediastuti Titisari memaparkan, ada beberapa pemeriksaan yang dikakukan, mulai dari skrining gejala hingga intervensi rontgen dada.
“Jadi para warga binaan dilakukan skrining gejala dulu, lalu rontegen dada. Tujuannya untuk deteksi dini, memutus mata rantai dan mengobati secara tuntas,” terangnya.
BACA JUGA:
Hari Menanam Pohon Indonesia, Pemuda Sumenep Aksi Tunggal Tanam Mangrove
Ia megungkapkan, apabila nanti dalam pemeriksaan ditemukan WBP menderita TBC, maka akan ditindaklanjuti dengan penanganan medis di dalam rutan.
“Kami akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk pengobatan secara tuntas, apabila ada warga binaan yang positif TBC,” jelasnya.
Pemeriksaan atau deteksi dini TBC bagi seluruh WBP Rutan Sumenep dilakukan bertahap selama dua hari, yakni pada tanggal 28 hingga 29 November 2023. [tem/beq]






