Surabaya (beritajatim.com) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim melalui Unit Pelayanan Teknis Laboratorium Pengembangan dan Pelatihan Kesenian (UPT-LPPK) menggelar Pasar Takjil Ramadan di Taman Krida Malang selama sebulan penuh.
Ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kota Malang serta didukung oleh TNI/ Polri untuk menggelar acara yang sangat dinanti oleh warga Kota Malang.
Pasar ini menyediakan beragam hidangan takjil tradisional yang siap menemani berbuka puasa. Mulai dari kolak, es kelapa muda, hingga aneka makanan khas lainya dengan total stand lebih dari 100 tenda.
Acara ini bukan hanya menjadi ajang untuk berburu takjil, tetapi juga tempat berkumpulnya keluarga dan teman-teman yang ingin menikmati suasana Ramadan di Kota Malang. Selain itu, berbagai stan makanan juga diisi oleh pedagang lokal, memberikan peluang bagi para UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.
Pasar Takjil di Taman Krida Budaya buka setiap sore hari selama bulan Ramadan, mulai pukul 15.00 hingga selepas Tarawih.
Kepala Disbudpar Jatim, Evy Afianasari melalui Susari Ningsih selaku Kepala UPT-LPPK Disbudpar Jatim mengatakan, Pasar Takjil Ramadan ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisata kuliner di Kota Malang.
“Pasal Takjil ini mendorong UPT LPPK akan menjadi daya tarik utamanya bagi para wisatawan,” katanya, Senin (10/3/2025) malam.
Pasar Takjil Ramadhan yang digelar di Taman Krida Budaya Kota Malang ini, menyediakan beragam hidangan takjil tradisional, bahkan makanan kekinian, yang siap menggugah selera jelang berbuka puasa.
“Ke depan mendorong supaya wisatayawan ke Malang semakin banyak, ditambah lagi ada Pasar Takjil Ramadhan ini,” ujarnya.
Sebanyak 129 PKL maupun UMKM berpartisipasi Pasar Takjil Ramadan di Taman Krida Budaya.
Pasar Takjil Ramadhan ini menarik minat para pengunjung, salah satunya Sarifah. Perempuan asal Kota Surabaya ini mengaku senang dengan aneka menu yang dijual.
“Kebetulan lagi berwisata di Malang dan ternyata ada Festival Kuliner yang ada di Taman Krida Budaya ini, jadi sekalian wisata kuliner apalagi di sini juga banyak sekali stan stan kuliner asli Malang ya terutama ini tahu petis Suhat,” katanya.
“Jadi kita enggak perlu jauh-jauh atau antri-antri di pinggir jalan tapi sudah ada tempat yang memang khusus disediakan untuk para pemburu Takjil, mantap sekali acaranya,” pungkasnya. [tok/aje]






