Ngawi (beritajatim.com) – Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, meninjau pelaksanaan Operasi Pasar di Kantor Pos Ngawi pada Senin (3/3/2025). Program ini merupakan inisiatif pemerintah yang bekerja sama dengan berbagai kementerian, seperti Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Pertanian, untuk memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat, khususnya menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Operasi Pasar ini bertujuan agar harga bahan pokok lebih murah dari sebelumnya. Kami menyediakan alternatif bagi masyarakat yang biasanya berbelanja di pasar tradisional dengan menghadirkan titik-titik Operasi Pasar di PT Pos. Kenapa PT Pos? Karena jaringannya sangat luas di seluruh Indonesia,” ujar Dyah Roro Esti.
Operasi Pasar ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, seperti beras SPHP seharga Rp12 ribu per kg, Minyakita Rp14.700 per liter, daging ayam ras beku Rp34 ribu per kg, dan gula Rp15 ribu per kg. Program ini berlangsung sejak 28 Februari 2025 hingga 29 Maret 2025, setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB di Kantor Pos Ngawi.
Dyah Roro Esti juga menjelaskan bahwa mekanisme pembelian dalam Operasi Pasar ini cukup mudah. “Masyarakat hanya perlu membawa KTP untuk pendataan. Setiap pembelian dibatasi guna mencegah penyalahgunaan atau penjualan kembali bahan pokok ini,” tambahnya.
Selain itu, ia mengapresiasi peran PT Pos dalam mendukung Operasi Pasar ini. “Kami bersyukur PT Pos dapat berkontribusi, dan kami berharap pada 20 Maret nanti akan ada 4.100 titik Operasi Pasar di seluruh Indonesia. Bahkan, di Ngawi sendiri sudah ada enam titik, dan tidak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah,” jelasnya.
Terkait pengawasan harga, pemerintah terus memantau ketersediaan stok dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran program ini.
“Kami memastikan stok tersedia dan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak. Tim dari lintas kementerian juga turun langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Dengan adanya Operasi Pasar ini, diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau, serta membantu menjaga inflasi tetap terkendali selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. [fiq/beq]






