Kediri (beritajatim.com) – Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) serta para pelaku usaha di Kota Kediri untuk bersinergi bersama pemerintah dalam memperkuat perekonomian daerah. Ajakan ini disampaikan dalam acara buka bersama HIPMI dan pelaku usaha se-Kota Kediri pada Rabu (19/03/2025) di X.O Suki.
“Bulan Ramadhan menjadi momen baik untuk memperkuat silaturahmi antara pengusaha, pemerintah dan masyarakat. Diperlukan sinergitas yang solid untuk membangun perekonomian Kota Kediri. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk menyatukan langkah untuk membersamai Mbak Wali Kota Kediri Vinanda dan saya mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN,” ujar Qowimuddin.
Dalam pemaparannya, Qowimuddin menyebutkan bahwa berdasarkan data Kementerian Perdagangan, jumlah wirausahawan di Indonesia baru mencapai 3,57% dari total populasi. Angka ini masih lebih rendah dibandingkan Malaysia dan Thailand yang sudah di atas 4%, serta Singapura yang mencapai 8,6%. Untuk menjadi negara maju, idealnya minimal 14% penduduk harus berwirausaha. Tantangan ini, menurutnya, harus dipikirkan bersama agar generasi muda Kota Kediri mau dan berani memulai usaha sendiri.
Dukungan Pemerintah untuk UMKM
Selaras dengan visi mewujudkan Kota Kediri MAPAN, salah satu pilar utama yang ditekankan adalah Kota Kediri Produktif. Ini berarti meningkatkan produktivitas sumber daya manusia, termasuk pelaku usaha dan UMKM, melalui berbagai bentuk dukungan seperti bantuan modal dan perluasan pasar.
“Mbak Vinanda dan saya ingin memastikan setiap pelaku usaha di Kota Kediri mendapat dukungan yang dibutuhkan untuk berkembang. Baik dalam akses permodalan, pelatihan maupun pemasaran. Kami juga mendorong penguatan merek lokal serta kemitraan berbasis waralaba dan lisensi sesuai arahan Menteri Perdagangan,” ungkapnya.
Kolaborasi dan Kewirausahaan di Bulan Ramadhan
Qowimuddin menambahkan bahwa momentum Ramadhan mengajarkan tentang kebersamaan, ketahanan, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini, menurutnya, selaras dengan semangat kewirausahaan, di mana kerja keras, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan. Oleh karena itu, Pemkot Kediri membuka ruang diskusi dengan HIPMI dan para pelaku usaha untuk membangun kerja sama yang lebih erat.
“Mari kita kuatkan sinergi dan kolaborasi. Jadikan kesempatan ini untuk memperkuat jejaring, menggali peluang, dan bersama-sama membawa Kota Kediri menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera,” imbuhnya.
Santunan Anak Yatim dan Kehadiran Tokoh-Tokoh Penting
Selain membahas sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, acara buka bersama ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa santunan anak yatim. Turut hadir dalam acara ini Ketua Umum BPC HIPMI Kota Kediri, Tintus Radityo Kusumo, serta jajaran pengurus HIPMI Kota Kediri. [nm/aje]






