Surabaya (beritajatim.com) – Tim nasional Prancis memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia setelah menaklukkan Maroko dengan skor 2-0 dalam laga perempat final yang berlangsung Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut diwarnai kebangkitan Kylian Mbappé yang berhasil mencetak gol setelah sebelumnya gagal mengeksekusi penalti.
Skuad besutan Didier Deschamps tampil dominan sepanjang pertandingan dan mengunci kemenangan lewat dua gol yang tercipta pada awal babak kedua dalam rentang enam menit. Hasil ini membawa Les Bleus menunggu pemenang duel Spanyol kontra Belgia di babak semifinal.
Mbappé menjadi sosok sentral dalam kemenangan Prancis. Penyerang Real Madrid itu membuka keunggulan timnya melalui tendangan melengkung ke sudut jauh gawang sesaat setelah turun minum. Gol tersebut menjadi gol kedelapan Mbappé di turnamen sekaligus gol ke-20 sepanjang penampilannya di Piala Dunia.
Catatan itu membuat Mbappé menyamai perolehan gol Lionel Messi dalam persaingan menuju penghargaan Sepatu Emas turnamen.
Tak lama berselang, Prancis menggandakan keunggulan melalui Ousmane Dembélé. Berawal dari pergerakan Mbappé, bola kemudian dimanfaatkan Dembélé dengan penyelesaian tenang ke sudut bawah gawang Maroko.
Selain mencetak gol pembuka, Mbappé juga menyumbangkan assist untuk gol kedua Prancis.
Meski kalah dua gol, Maroko sejatinya mampu bertahan sepanjang babak pertama berkat penampilan gemilang penjaga gawang Yassine Bounou.
Kiper berusia 35 tahun yang kini membela Al Hilal itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan sundulan Dayot Upamecano pada awal pertandingan.
Puncaknya terjadi pada menit ke-25 ketika Noussair Mazraoui melanggar Mbappé di dalam kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih, tetapi peluang emas Prancis gagal berbuah gol setelah tendangan penalti Mbappé berhasil ditepis Bounou yang mampu membaca arah bola dengan tepat.
Penyelamatan tersebut menambah catatan impresif Bounou. Ia kini mengoleksi empat penyelamatan penalti di ajang Piala Dunia, termasuk dalam adu penalti, yang menjadi jumlah terbanyak dibandingkan kiper lain dalam sejarah turnamen.
Saat jeda minum setelah insiden penalti, Mbappé terlihat menyampaikan protes kepada ofisial pertandingan karena harus menunggu lebih dari tiga menit sebelum diizinkan mengeksekusi tendangan penalti.
Bounou kembali menunjukkan kualitasnya menjelang turun minum. Ia sukses menggagalkan peluang Désiré Doué melalui penyelamatan refleks dan menepis tembakan jarak jauh Lucas Digne hingga membentur mistar gawang.
Sepanjang babak pertama, Prancis tampil sangat dominan dengan melepaskan 13 tembakan. Sebaliknya, Maroko hanya mampu mencatatkan satu percobaan ke arah gawang dan kesulitan membangun serangan berbahaya.
Dominasi Prancis akhirnya membuahkan hasil setelah jeda. Gol Mbappé dan Dembélé memastikan Les Bleus mengamankan tiket semifinal sekaligus mencatatkan sejarah sebagai negara ketiga yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut.
Mbappé kemudian ditarik keluar pada menit ke-77 setelah sempat terbaring di lapangan. Meski demikian, ia meninggalkan lapangan dengan berjalan sendiri sebelum posisinya digantikan Jean-Philippe Mateta.
Pada babak semifinal, Prancis akan menghadapi pemenang pertandingan Spanyol melawan Belgia di Dallas. Les Bleus sekaligus menjaga asa untuk melaju ke final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. (faw/aje)






