Surabaya (beritajatim.com) – PT Valbury Asia Futures resmi menggelar rangkaian roadshow edukasi perdagangan berjangka komoditi di sembilan kota besar di Indonesia. Berkolaborasi dengan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), inisiatif ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan serta pemahaman masyarakat terhadap aktivitas trading yang aman dan terukur di tengah dinamika ekonomi global.
Rangkaian acara bertajuk “Membaca Arah Pasar Global 2026: Peluang Trading di Tengah Ketidakpastian Ekonomi” ini telah dimulai di Pontianak pada Februari lalu.
Pada bulan April, roadshow berlanjut ke Semarang, Solo, dan Surabaya, sebelum nantinya menyambangi Bali, Makassar, Medan, Bandung, dan berakhir di Jakarta pada November mendatang.
Penyelenggaraan roadshow ini dinilai krusial mengingat kondisi pasar keuangan global di kuartal kedua (Q2) 2026 berada pada titik kritis. Beberapa faktor penentu yang disoroti antara lain:
* Ketegangan Geopolitik: Resolusi konflik Iran dan situasi di Selat Hormuz menjadi variabel utama penentu arah aset global.
* Ancaman Stagflasi: Munculnya skenario pertumbuhan ekonomi yang melemah di saat inflasi terus meningkat.
* Kebijakan Moneter: Pengaruh suku bunga bank sentral dan data inflasi global terhadap pergerakan harga komoditi.
Direktur Valbury, Nino Limantara, menegaskan bahwa edukasi adalah fondasi penting untuk menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat.
“Peningkatan literasi menjadi kunci agar masyarakat memahami peluang sekaligus risiko dalam investasi pasar berjangka, indeks saham, maupun saham global,” ujarnya.
Selain edukasi strategi, Valbury turut memperkenalkan pembaruan fitur pada aplikasi trading mereka untuk mendukung pengambilan keputusan nasabah yang lebih cepat dan tepat. Fitur-fitur baru tersebut meliputi:
* Pilihan instrumen saham global untuk diversifikasi aset.
* Trading Signal berbasis analisa pasar dan News Sentiment.
* Optimalisasi antarmuka aplikasi agar lebih praktis dan responsif.
Direktur BBJ, Suresh Mookiah, menyambut positif kolaborasi ini sebagai langkah memperkuat kepercayaan publik. Sejalan dengan misi tersebut, Valbury juga memperluas jangkauan edukasi ke ranah akademisi melalui kerja sama dengan Universitas Surabaya (Ubaya) dalam program Futures Trading Learning Program (FTLP).
Sebagai pionir dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, Valbury kini mengoperasikan 10 kantor cabang di seluruh Indonesia dan berada di bawah pengawasan Bappebti, OJK, serta Bank Indonesia.[rea]






