Surabaya (beritajatim.com) – Meski kasus di Kota Surabaya terus melandai, namun upaya untuk menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan. Salah satu dengan menggencarkan vaksinasi. Salah satunnya seperti yang dilakukan Hotel Grand Darmo Suite by Amithya Surabaya. Dalam vaksinasi tersebut, manajemen hotel juga membagikan sembako untuk peserta.
CEO Amithya Hotels & Resorts, Rucita Permatasari mengatakan, vaksinasi merupakan rangkaian kegiatan perayaan hari jadi Amithya Hotels & Resort yang ke-6. Sebanyak 2.000 dosis vaksin ini juga untuk membantu Pemkot Surabaya mencapai target sasaran, khususnya di wilayah Wonokromo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”vaksin”]
“Ada 2.000 vaksin Sinovac untuk dosis 1 dan 2. Ternyata banyak sekali orang-orang yang bisa mengambil vaksin pertama, tapi bingung kedua. Vaksin ini juga terbuka untuk umum, seluruh KTP di Indonesia, terima dosis 2, dan tentunya terima untuk anak umur 12 tahun ke atas,” kata Rucita, Minggu (31/10/2021).
Untuk paket sembako, diberikan khusus bagi warga Kecamatan Wonokromo. Warga juga terlihat antusias berbondong-bondong datang untuk vaksin, baik warga Wonokromo sendiri hingga warga luar daerah. “Sembako ini kita berikan memang untuk warga di wilayah Wonokromo. Paket sembakonya ada beras, gula, minyak goreng, kopi, dan mie. Kita mengajak, karena banyak warga Wonokromo yang belum vaksin,” jelasnya.
Sedangkan untuk peserta selain warga Wonokromo, hanya mendapatkan jatah suntik vaksin gratis. Karena gelar vaksinasi tepat hari minggu, maka banyak warga yang berolahraga turut suntik. “Di sini terlihat, masyarakat umum bisa vaksin. Orang-orang yang olahraga, komunitas sepeda juga ikut vaksin,” ujar Cita, sapaan akrabnya.
Rencananya, pada Januari 2022 akan ada lagi gelar vaksinasi dosis kedua di Grand Darmo bersama Amithya Hotels & Resorts. Vaksin kedua ini dilakukan agar masyarakat tidak bingung mencari lokasi vaksin dosis dua.
“Dosis pertama disini, dosis kedua disini juga, biar ga bingung cari vaksin. Januari nanti ada lagi untuk dosisi kedua. Banyak orang senang karena proses vaksin cepat tidak terlalu antre panjang, bisa langsung masuk di PeduliLindungi,” urainya.
Salah satu warga Ngagel Tirto, Yulia Hartanti, mengaku senang bisa vaksin gratis. Sebab, prosesnya yang mudah dan tidak menunggu lama dan juga ada give sembako. “Mudah sekali. Nunggunya cuman 5 menit, cepet diarahkan petugas. Vaksin pertama dan berkahnya kita pulang bawa sembako gratis. Jadi makin antusias,” tutupnya.
Diketahui, vaksinasi ini juga bekerja sama dengan beberapa pihak. Seperti Pemkot Surabaya, Dinas Kesehatan Surabaya, Puskesmas Jagir, Ngagel, Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Kelurahan, Polsek Wonokromo, Satpol PP, dan Linmas. [way/suf]







