Kediri (beritajatim.com) – Bekerja tak mengenal waktu dan tempat nampaknya tepat untuk menggambarkan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. Meski tengah mengikuti agenda retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Mas Dhito, sapaan akrabnya, tetap menjalankan tugas pemerintahan.
Agar tidak mengganggu kegiatan retreat, pekerjaan dilakukan pada malam hari. Tak ingin mengganggu kepala daerah lain yang sedang beristirahat, Mas Dhito pun memilih mengerjakan surat-menyurat di luar tenda.
“Karena kita berkewajiban untuk menyelesaikan segala sesuatu yang harus segera diambil keputusan, mulai dari relaksasi pajak BPHTB untuk menarik investasi. Keputusan itu harus diambil dalam waktu singkat, nggak iso diundur-undur,” katanya.
Menurut Mas Dhito, meskipun berada di luar kota untuk mengikuti retreat yang dijadwalkan hingga 28 Februari 2025, urusan pemerintahan tetap harus berjalan. Hal ini yang membuatnya selalu siap bekerja di mana saja.
“Diluarpun kita tetap selesaikan surat-surat. Dimanapun kita tetap bekerja,” ungkapnya.
Melalui agenda retreat ini, Mas Dhito berharap dapat membangun kebersamaan dan sinergi antar kepala daerah serta menyelaraskan program-program daerah dengan visi nasional.
Bupati muda yang baru saja dilantik kembali di periode kedua bersama wakilnya, Dewi Mariya Ulfa, pun berharap setiap pekerjaan yang dilakukan dapat memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat di Bumi Panjalu.
“Tak doakan masyarakat Kabupaten Kediri kabeh sehat ayem tentrem gemah ripah loh jinawi,” doa Mas Dhito. [ADV PKP/nm]






