Surabaya (beritajatim.com) – Pergerakan harga emas batangan di pasar domestik kembali menjadi perhatian pada Jumat (19/9). Berdasarkan data dari Sahabat Pegadaian, harga emas dari merek-merek populer seperti Antam, UBS, dan Galeri24 mengalami variasi yang cukup signifikan.
Meski perbedaannya tidak terlalu jauh, selisih harga ini tetap menjadi acuan penting bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai pilihan investasi.
Harga Emas di Pegadaian
Untuk emas batangan Antam, harga per gram hari ini tercatat di level Rp2.187.000. Antam masih menjadi merek dengan banderol paling tinggi di Pegadaian, sejalan dengan reputasinya yang sudah lama dipercaya oleh investor maupun kolektor.
Sementara itu, emas UBS dibanderol di harga Rp2.125.000 per gram. Angka ini lebih rendah dibandingkan Antam, sehingga kerap dipilih oleh masyarakat yang menginginkan harga lebih kompetitif.
Adapun emas Galeri24 dipasarkan dengan harga Rp2.087.000 per gram, menempatkannya sebagai opsi yang lebih terjangkau dibandingkan dua merek lainnya.
Perbedaan harga ketiga merek emas ini tidak lepas dari faktor citra brand dan kepercayaan pasar. Antam dikenal sebagai merek prestisius, UBS lebih menekankan pada ketersediaan dengan harga relatif terjangkau, sementara Galeri24 menawarkan keseimbangan antara keduanya.
Dengan selisih harga yang mencapai puluhan ribu rupiah, masyarakat dapat menyesuaikan pilihan sesuai dengan kebutuhan maupun tujuan investasinya.
Harga Emas di Platform Lain
Selain dari Pegadaian, harga emas di platform lain juga bisa menjadi referensi. Berdasarkan pantauan, Lakuemas mencatat harga emas per gram di kisaran Rp1.948.000 untuk jual dan Rp1.995.000 untuk beli.
Angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan harga emas di Pegadaian, namun tetap menarik bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dengan nominal lebih fleksibel.
Sementara itu, dari situs resmi Aneka Logam Indonesia, harga jual emas LM Antam Certicard 1 gram hari ini berada di kisaran Rp2.105.000 per gram, hampir setara dengan harga Antam di Pegadaian.
Untuk buyback, Aneka Logam menawarkan harga sekitar Rp2.000.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang memperhatikan nilai likuiditas emas.
Meski terdapat variasi harga antar merek maupun platform, emas masih dianggap sebagai instrumen investasi yang stabil dan aman. Pergeseran harga harian yang terjadi justru sering dimanfaatkan sebagai momentum oleh masyarakat untuk membeli atau menambah tabungan emas mereka.
Dengan tren yang cenderung konsisten, emas tetap menjadi salah satu aset favorit untuk menjaga nilai kekayaan di tengah dinamika ekonomi global. [mnd/aje]






