Surabaya (beritajatim.com) – Untag Surabaya berkomitmen untuk berperan aktif dalam pembangunan Kota Surabaya. Salah satu caranya, yakni dengan berpartisipasi dalam gelaran Parade Bunga dan Budaya Surabaya Vaganza pada Sabtu (27/5/2023).
Pada kesempatan itu, Kampus Merah Putih ini menyuguhkan kilau lampion berbentuk burung hantu, lengkap dengan Cak dan Ning Untag Surabaya.
Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Prof Mulyanto Nugroho mengatakan, bahwa keikutsertaan Untag Surabaya dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen untuk turut berperan aktif dalam perkembangan dan pembangunan Kota Surabaya.
Sebagai kampus nasionalis, kata Prof Nugroho, Untag Surabaya bersedia memberikan kontribusi dalam setiap program pembangunan di Kota Surabaya. “Salah satunya kegiatan Surabaya Vaganza tahun ini yang bertepatan dengan hari lahir Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi,” ujarnya.
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/pendidikan-kesehatan/ypta-resmikan-laboratorium-fk-untag-surabaya/
Tampil sebagai salah satu peserta parade, Untag Surabaya mengusung tema ‘Sparkling Kampus Merah Putih’. Harapannya, Untag dan Kota Surabaya dapat bersinergi untuk memberikan cahaya kepada masyarakat.
“Untag Surabaya dan Kota Surabaya bersinergi untuk bisa terus memberikan cahaya kepada masyarakat, khususnya warga Surabaya. Desain ini meng-highlight maskot kampus Untag Surabaya yaitu owl, yang melambangkan ilmu pengetahuan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Rektor Untag Surabaya Abraham Ferry Rosando mengungkapkan, persiapan parade lampu ini memakan waktu selama dua pekan. Ada berbagai pihak yang terlibat, di antaranya Dinas Pariwisata Kota Surabaya dan civitas academica Untag Surabaya, serta vendor dari Florist.
“Mahasiswa Untag Surabaya juga ikut berperan, seperti Muhammad Alif Reyhan dan Rr. Denniza Sekar Adisty. Keduanya mahasiswa semester 8 Prodi Sastra Jepang. Mereka sengaja tampil di atas mobil parade dengan balutan khas Jawa Timur menggunakan aksen lampion,” jelasnya. [ipl/kun]






