Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya menyelesaikan Pengabdian Masyarakat (Pengemas) Internal kampus dengan melakukan pelatihan Enterpreneurship Health-Prenuership terhadap mahasiswanya.
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UHT Ghita Hadi Hollanda mengatakan, keilmuan di pelatihan untuk calon dokter dan dokter gigi UHT tersebut bisa menjadi momen acuan motivator kepada semua peserta.
“Selain kelak mereka menyandang profesi dokter, bila masih ada keinginan niatan berharap menjadi seorang wirausahawan yang bisa sukses, tidak salah bila mereka harus mengikuti kepelatihan ini,” kata Ghita selaku Ketua Pelaksana Pelatihan, Kamis (3/11/2022).
Ghita juga mengatakan, bahwa para calon dokter dan dokter gigi UHT harus memiliki wawasan luas terhadap ilmu bisnis. Selain itu, juga modal skill keberanian bersaing, modal dana dan networking jaringan.
“Semua itu akan bisa didapatkan dan diraihnya dalam mengikuti kegiatan peserta kepelatihan entrepreneurship dan health-preneurship yang dilaksanakan oleh Universitas Hang Tuah,” ujarnya.
Keilmuan tersebut, lanjut dia, akan memberikan pengetahuan tambahan agar ke depan para peserta bisa ikut memberikan motivasi ilmu wirausaha pada perusahaan yang dipimpinnya.
Di sisi lain, tujuan utama diadakannya pelatihan ini yakni untuk mempersiapkan kader lulusan dokter dan dokter gigi UHT yang siap bekerja. Sebagai kampus swasta unggulan, UHT sendiri berharap bisa menyiapkan lulusan yang mampu bersaing mandiri menjadi pengusaha.
[berita-terkait number=”4″ tag=”uht”]
“Mampu ikut bersaing mandiri menjadi pengusaha yang kelak dapat membuka usaha klinik mandiri yang mampu bertahan dari terpaan badai waktu serta dapat bersaing sehat dengan lingkungan sekitar, serta mampu bisa membuka lahan baru pekerjaan untuk masyarakat sekitar,” jelas Ghita.
Sebagai informasi, Program Pengmas Internal UHT diikuti 22 mahasiswa kedokteran dan kedokteran gigi (akademik dan provesi). Tahun ini merupakan angkatan pertama program pelatihan. Kesuksesan di angkatan pertama kepelatihan ini, diharapkan bisa berlanjut ke depannya. Pelatihan juga tidak menutup kemungkinan akan dibuka untuk para alumni FK dan FKG UHT. [ipl/but]







