Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya kini memiliki Laboratorium Bahasa Jepang. Fasilitas ini telah diresmikan di Gedung H kampus setempat, pada Jumat (22/3/2024) kemarin.
Dekan Fakultas Sastra (FS) Unitomo Tantri Sensei mengatakan, fasilitas baru berupa pengadaan instalasi peralatan laboratorium ini merupakan hasil dari program Hibah Grassroots Kebudayaan.
Menurutnya, untuk mendapatkan hibah ini tidaklah mudah. Diperlukan adanya kerjasama dari berbagai pihak. Unitomo sendiri, kata dia, menjadi satu dari lima proposal yang lolos untuk didanai oleh pemerintah Jepang.
“Terima kasih para tim dosen dan karyawan FS yang telah bekerja keras serta dukungan dari rektorat hingga Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU),” ujar Tantri, ditulis Sabtu (23/3/2024).
Sementara itu, Konsulat Jenderal Jepang Takeyama Kenichi menyebut, pemerintah Jepang memberikan hibah berupa sarana prasarana penunjang bidang kebudayaan bagi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), termasuk kampus swasta.
Di sisi lain, lanjut dia, pemberian ini sebagai upaya untuk meningkatkan hubungan persahabatan dan pemahaman kebudayaan antar kedua negara.
“Hibah ini diharapkan akan mendorong perkembangan pembelajaran bahasa Jepang di Jawa Timur, terutama di Unitomo. Sehingga, mampu berperan aktif dalam menjembatani persahabatan Indonesia Jepang,” jelasnya.
Sedangkan Rektor Unitomo Surabaya Prof Siti Marwiyah mengatakan, pihaknya akan mendorong mahasiswa dan dosen, khususnya yang berada di Fakultas Sastra Unitomo untuk lebih fokus pada kebudayaan Jepang.
“Jadi sudah menjadi kewajiban, kualitas pembelajaran harus lebih meningkat,” ujar Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Tatanegara tersebut.
Sebagai informasi, peresmian laboratorium bahasa Jepang ini menandai keberhasilan proyek pengadaan peralatan laboratorium bahasa di Unitomo. Proyek ini dilakukan lewat kerjasama FS Unitomo dengan Konjen Jepang. [ipl/ted]






