Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berencana membuka kampus di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal itu sudah dibahas bersama pemerintah, termasuk Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Di IKN, Unesa sudah disiapkan lahan sekitar 4 hektar untuk investasi dan mengelola pendidikan. Lokasi yang direncanakan sebagai kawasan kampus Unesa itu berjarak 3,5 km dari lokasi upacara HUT ke-79 RI kemarin.
“Pembangunannya mungkin tahun depan sudah mulai disiapkan. Ini masih kami rapatkan dan bahas lebih lanjut bersama jajaran terkait termasuk pihak OIKN,” kata Rektor Unesa Prof Nurhasan saat Dies Natalis ke-60 Unesa, Rabu (21/8/2024).
Tak hanya di IKN, Cak Hasan menyebut bahwa Unesa juga berencana membangun kampus di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Di sana, pihaknya akan membuka kampus untuk bidang peternakan dan pertanian.
Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alumuddin mengapresiasi langkah Unesa yang membuka kampus di IKN. Menurutnya, ini langkah penting karena visi IKN menjadi kota dunia, kata kuncinya ialah SDM, melalui pendidikan.
“Rektor ini luar biasa beraninya mengambil sikap di antara ketidakpastian. Saat orang ragu-ragu, Pak Rektor langsung sodorkan visinya dan bilang ingin mendirikan Unesa di sana. Apresiasi buat beliau, semoga ini menjadi kolaborasi yang semakin memajukan bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jatim periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa menyebut Unesa menjadi satu-satunya kampus negeri yang mendapat kesempatan membuka kampus atau prodi yang dibutuhkan untuk pengembangan IKN.
Menurutnya, ini merupakan amanah dari pemerintah untuk mengembangkan SDM Indonesia, terutama di IKN. Menurutnya, Dies Natalis ke-60 Unesa menjadi starting point untuk terus tumbuh.
“Ini starting point untuk tumbuh dan melaju di antara world class university lainnya, sehingga pengabdian Unesa tidak hanya skala nasional, tetapi juga global. Sukses untuk Unesa,” kata Khofifah.
Bagi Unesa, rencana pembukaan kampus di IKN dan Mojokerto ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan kampus untuk terus memberikan kontribusi positifnya menuju Indonesia Emas 2045. [ipl/beq]






