Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya memborong 8 juara di ajang LO Kreatif 2023. Raihan juara tersebut disumbang oleh 8 tim mahasiswa lewat beragam karyanya.
“Para mahasiswa mengikuti kompetisi ini melalui beberapa mata kuliah. Kami sangat bangga, perjuangan serta kerja keras mereka bisa berbuah manis,” ungkap dosen pengampu Cindy Muljosumarto, Selasa (9/1/2024).
Kedelapan tim mahasiswa itu berhasil memborong piala dari 6 kategori lomba yakni Tik Tok, Komik, Ide Bisnis, Fotografi, Video Pendek, dan Desain Poster. Adapun seluruh mahasiswa itu berasal dari program Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Textile and Fashion Design.
“Jadikan capaian ini sebagai ajang meningkatkan potensi diri, menambah pengalaman, dan memperluas relasi,” tutur Cindy.
Berikut 8 tim mahasiswa UK Petra Surabaya peraih juara dalam ajang LO Kreatif 2023 :
1. Juara 2 Kategori Fotografi – Santuyyy Team
Tim beranggotakan 3 mahasiswa DKV, yakni Felix Sunyoto, Allan Amando, dan Jonathan Tedja Adhipranata ini berhasil meraih juara 2 dengan karya fotografinya berjudul Membangun Kebiasaan Kecil Sejak Dini.
Pesan yang ingin disampaikan oleh tim ini, bahwa dalam kurikulum Merdeka Belajar pun, para siswa harus bisa merdeka dalam proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), misalnya dengan melakukan study tour.
2. Juara 3 Kategori Tik Tok- Batagor
#DariADIuntukBUMI, itulah tagline dari video TikTok berdurasi satu menit 30 detik karya 4 mahasiswa DKV yakni Aloisius Thomas Triputra, Timotius Putra Surya Atmadja, Nicholas Iandra, dan Joshua Nathaniel T.
Tim ini mengambil topik dari salah satu aspek SDGs yakni climate action, yang menjadi bagian dari tema LO Kreatif 2023. “Pencegahan perubahan iklim perlu diimbangi dengan aksi, konsistensi, dan gerakan yang masif,” tutur Thomas.
3. Juara 2 Kategori Desain Poster – Andream
Tiga mahasiswa DKV yakni Hansel Kuwanto, Narasatya Joy Wijayanto, dan Sam Edward Pujianto membuat desain poster bergambar Swiss Army Knife atau pisau serbaguna.
Mereka mengaku ingin meneruskan semangat merdeka belajar kepada masyarakat lewat poster yang dibuat. Ada sejumlah bilah pisau yang digambarkan untuk mewakili masing-masing skill, seperti pensil, kuas, bola, dan stetoskop.
“Ini menyimbolkan bahwa satu ‘peralatan’ punya banyak skill yang bisa dipilih dan didapatkan lewat Merdeka Belajar,” kata Hansel.
4. Juara 1 Kategori Desain Poster – Hiyaa
Tim ini beranggotakan Amanda Fern Petrina, Cathrine Anggrainy, dan Gabriele Evelyn Gozali. Mereka membuat ide konsep bertopik Merangkai Indonesia Maju dengan Guru Berkualitas.
Dalam posternya, digambarkan tangan sedang menyusun potongan puzzle, dan beberapa puzzle sudah terbentuk, memperlihatkan gambar siswa-siswi berseragam SD, SMA, dan ada yang memakai seragam olahraga. Ketiganya membawa sertifikat, trofi, serta medali dari prestasi yang didapatkan.
5. Juara 2 Kategori Video Pendek – Villager Q-Docteran
Yohanes Bernard Hadiyanto, Elia Patrick Hermawan Kuswanto, Christopher Mathew Budiono, Sasha Kiara, dan Vallencia Kristanto membuat video pendek berjudul Belum Ada Judul, dan berhasil meraih posisi Juara 2.
Video pendek ini bercerita perbedaan status ekonomi di tengah masyarakat. Video ini menampilkan perpaduan antara dua karakter utama dalam menjalin kerja sama di dalam sebuah project pembuatan film.
6. Juara 3 Kategori Komik – Fatamorgana
Komik berjudul NawaSena karya Antonia Clearesta, Stephanie Angelina, dan Caroline Angelia dinobatkan sebagai Juara 3. Komik itu menceritakan dua karakter bernama Nawa dan Sena yang memiliki latar belakang berbeda.
“Kami juga ingin menyampaikan pesan bahwa lewat Merdeka Belajar, semua siswa dari berbagai kalangan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” kata Antonia.
7. Juara 1 Kategori Komik – Mimi
Berisi edukasi pemanasan global yang ringan dibaca dan dimengerti anak-anak, komik berjudul Kisah Bumi, Matahari, dan Sebuah Es Krim karya Jessica Vanessa Hudiono, Jennie Siswanti, dan Michelle Adelia Sentosa ini berhasil meraih Juara 1.
Komik ini bercerita dua anak SD saling bertengkar akibat es krim yang dibawanya meleleh karena panasnya cuaca. Dari sana, tim mengaitkannya dengan fenomena pemanasan global, yang menyebabkan cuaca panas ekstrim.
8. Juara 1 Kategori Ide Bisnis – Kalme Team
Tim ini beranggotakan 4 mahasiswi Textile and Fashion Design yakni Regina Mitzi, Gabriella Rachel, Jeanneth Cristie Immaculata Wuri, dan Sheila Clarabella. Tim ini mengembangkan Sensory-Friendly Clothing Line untuk Anak dengan kondisi Autisme dan ADHD. [ipl/ian]






