Blitar (beritajatim.com) – Tujuh jemaah haji lansia asal Kota Blitar menjalankan ibadah Sai dengan kursi roda. Meski kondisinya sehat namun untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, mereka terpaksa menggunakan kursi roda.
Hal itu disampaikan langsung oleh Muhammad Fakih Hudin, Ketua Kloter 55 SUB Embarkasi Surabaya asal Kota Blitar. Menurutnya, tujuh Jemaah haji tersebut dalam kondisi sehat, namun tergolong rentan kelelahan sehingga diputuskan untuk menggunakan kursi roda.
“Sebanyak tujuh orang JCH lansia asal Kota Blitar menggunakan kursi roda saat Sai. Meskipun mereka dalam kondisi sehat, kami memutuskan untuk menggunakan kursi roda guna mencegah kelelahan dan masalah kesehatan lainnya,” kata Fakih, Rabu (5/6/2024).
Fakih menjelaskan bahwa kursi roda tersebut hanya digunakan selama pelaksanaan SaI saja. Salah satu rukun haji ini memang mengharuskan jamaah untuk berjalan bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah. Sehingga sebagai langkah preventif para calon haji lansia ini diperbolehkan menggunakan kursi roda.
Menariknya, tidak semua JCH lansia memerlukan kursi roda. Fakih mengungkapkan ada seorang jamaah tertua dari Kota Blitar yang menunjukkan semangat luar biasa dalam menjalani ibadah haji tanpa bantuan kursi roda. Jamaah tersebut adalah Sutiah, seorang warga dari Kecamatan Kepanjen Kidul.
“Meski banyak jamaah lansia yang menggunakan kursi roda, ada juga yang tidak membutuhkannya. Sutiah, jamaah tertua dari Kecamatan Kepanjen kidul, adalah salah satu contoh. Beliau sangat bersemangat dan mampu menjalani rangkaian ibadah tanpa kursi roda,” bebernya
Kementerian Agama sendiri memang terus berupaya untuk memberikan fasilitas yang terbaik buat para Jemaah calon haji, utamanya yang lansia. Salah satunya yakni menyediakan kursi roda, dengan fasilitas ini diharapkan para calon haji yang telah berusia lanjut bisa tetap khusyuk menjalankan ibadahnya di tanah suci.
Para Jamaah yang tidak membawa kursi roda pun sebenarnya bisa menyewa. Pasalnya di Makkah ada jasa penyewaan kursi roda dan skuter yang bisa dimanfaatkan oleh para calon haji saat melakukan Sai.
“Kami menyarankan jamaah yang membutuhkan kursi roda untuk Tawaf atau Sai agar menggunakan jasa sewa resmi. Ini penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan mereka,” tutur Fakih. [owi/beq]






