Pacitan (beritajatim.com)– Untuk mengoptimalkan peran masjid dalam pembinaan umat, Lembaga Manajemen Infaq (LMI) mengadakan Workshop Manajemen Masjid yang ditujukan kepada para takmir masjid di Kabupaten Pacitan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas manajemen masjid sebagai pusat ibadah sekaligus aktivitas sosial masyarakat Muslim.
Acara berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan pada Sabtu (7/12/2024), dengan partisipasi sebanyak 150 takmir masjid dari berbagai wilayah di kabupaten tersebut.
Workshop ini dirancang untuk memberikan bimbingan kepada para takmir agar mampu memaksimalkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah yang aman, nyaman, dan tertib. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menjadikan takmir sebagai pelopor transformasi manajemen masjid yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
LMI menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Ustaz Muhammad Jazir ASP dan Ir. Misbahul Huda, MBA. Kedua tokoh tersebut menekankan pentingnya peran strategis takmir dalam mengelola kegiatan masjid secara optimal dan inovatif.
Ustaz Muhammad Jazir ASP menjelaskan bahwa takmir memiliki tanggung jawab utama dalam menarik masyarakat untuk aktif beribadah di masjid. Ia menyarankan agar masjid sering mengadakan kegiatan keagamaan, seperti kursus Islam dan kegiatan yang menginspirasi.
“Konsepnya sudah ada dalam azan. Takmir harus kreatif dalam mengundang masyarakat untuk melaksanakan salat berjamaah atau mengikuti kegiatan keagamaan yang terpusat di masjid,” ujarnya.
Sementara itu, Ir. Misbahul Huda, MBA, menyampaikan pendekatan yang lebih futuristik. Menurutnya, takmir perlu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, terutama dalam menjalin hubungan dengan generasi muda tanpa melupakan nilai-nilai spiritual Islam.
“Setiap takmir harus bergerak seiring dengan semangat kaum muda, tetapi tetap berfokus pada pembangunan spiritual dan kemaslahatan umat,” jelasnya.
Manajer LMI Pacitan, Fitri, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme para peserta. Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari transformasi masjid di Pacitan.
“Saya sangat bangga dengan semangat para takmir masjid di Pacitan. Ini adalah langkah besar untuk bersama-sama memajukan peran masjid sebagai pusat peradaban Islam,” kata Fitri.
Workshop ini menjadi bukti nyata upaya LMI dalam mendukung peningkatan kualitas manajemen masjid, dengan harapan mampu menciptakan masjid yang lebih relevan, inklusif, dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. [fiq/ted]






