Pacitan (beritajatim.com) – Nasib malang dialami seorang pengayuh becak, Lis Harmani Bambang Aji Darma (68), warga Desa Nanggungan, Kecamatan Pacitan. Pria yang baru saja menerima bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto itu meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dengan sepeda motor di Jalan Pacitan–Ponorogo, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Kecelakaan melibatkan becak yang dikemudikan Harmani dengan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AE 5031 XO yang dikendarai Putri Rara Winata (18), seorang pelajar asal Kecamatan Arjosari.
Peristiwa bermula saat Harmani keluar dari halaman rumah dan hendak menyeberang jalan. Pada saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai Putri melaju dari arah Pacitan menuju Arjosari.
“Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan, Agustav Yunastianto.
Petugas Satlantas Polres Pacitan bersama Pamapta langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.
Akibat benturan tersebut, Harmani mengalami luka di bagian kepala dan sempat mengalami penurunan kesadaran. Ia langsung dilarikan ke RSUD Pacitan untuk mendapatkan perawatan medis.
“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan sekitar pukul 23.00 WIB di RSUD dr. Darsono,” ujar Ipda Mardian, anggota Pamapta Polres Pacitan.
Sementara itu, pengendara sepeda motor mengalami luka di bagian kepala dan tangan dalam kondisi sadar, serta dirawat di rumah sakit yang sama.
Lis Harmani merupakan satu dari 100 penerima bantuan becak listrik gratis dari Presiden RI Prabowo Subianto. Bantuan tersebut diserahkan melalui Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN), Nanik S. Deyang, di Pendopo Kabupaten Pacitan pada Sabtu (7/2/2026). (tri/kun)






