Kediri (beritajatim.com) – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Ngampel, Kota Kediri bersama tokoh lintas agama mengadakan buka bersama dan doa lintas agama.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmoni dalam Kebhinekaan serta implementasi nyata serta mendukung Kota Kediri sebagai Kota paling toleran se-Indonesia kelima versi setara Institute.
Dalam sambutannya, GPdI Elliya Calon Pdt. Agustina menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir di Rumah Ibadah GPdI Elliya Kelurahan Ngampel RT 06 RW 01 Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.
BACA JUGA : Wali Kota Kediri : Kesempatan yang Bagus Gerakkan Ekonomi Kreatif
“Sebagai gembala kami bersyukur kondisi Kelurahan Ngampel harmonis, aman damai,” ungkap GPdI Elliya Calon Pdt. Agustina.
Mewakili LKK Ngampel, Ketua LPMK Heri Nurdianto mengajak masyarakat meningkatkan kerukunan dan kepedulian sosial terhadap tetangga tanpa memandang perbedaan agama dan golongan.
Mengingat Pemilu 2024 semakin dekat, Heri berpesan kepada masyarakat untuk tetap guyub rukun mencegah permusuhan akibat beda politik.
BACA JUGA : Warga Kediri dapat Sosialisasi Pengawasan Pangan Olahan dari DPR RI dan BPOM
Sekedar diketahui, acara tersebut diawali dengan menyayikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Yalal Wathon serta ditutup doa dari masing-masing pemuka agama.
Pertama dari pemuka agama Islam oleh Gus Ahmad Fatoni, pemuka Katolik oleh FX.Hari setiyabudi dan Kristiani oleh Calon Pendeta Agustina. [nm/ted]






