Surabaya (beritajatim.com) – Pasca tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang Tim investigasi bentukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengecek hasil visum seluruh korban meninggal di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (2/10/2022) siang ini.
Ahmad Riyadh, Ketua PSSI Jawa Timur mengatakan, usai tragedi yang membuat seratus lebih korban meninggal, PSSI langsung membuat tim investigasi untuk memastikan detil insiden terjadi. Tim terdiri dari medical officer dan security officer. “Nanti dari PSSI, ada security officer dan medical officer terjun, dibentuk tim investigasi,” kata Riyadh.
Tim investigasi tersebut akan mencari tahu detil penyebab kerusuhan terjadi. Termasuk langkah ke depan yang akan diambil. “Dari situ lah nanti gabungan atau PSSI sendiri diketahui, penyebab-penyebab bagaimana, karena apa, tanggung jawab siapa, diputuskan di sana. Kalau sekarang terlalu dini karena simpang siur masihan informasinya,” ucap Riyadh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kericuhan-laga-arema-vs-persebaya”]
Riyadh melanjutkan, siang ini tim investigasi akan langsung mengecek hasil visum et repertum para korban. “Ini sudah perjalanan, kira-kira jam 11 atau 12 mendarat di Malang. Nanti akan menemui kedokteran ada visum et repertum tiap korban. Nanti di sana kan jelas supaya nggak salah dalam menentukan keputusan,” tambahnya.
Itu dilakukan, untuk mengetahui pasti penyebab kerusuhan termasuk meninggalnya para korban. Hingga kini belum diketahui pasti kebenaran korban meninggal rata-rata karena sesak napas imbas lemparan gas air mata oleh polisi.
“Tim medical officer dan security officer yang menentukan tentang keamanan dan kesehatan itu yang berkompeten untuk meneliti apa sebab dari kejadian ini. Kerusuhannya seperti apa, penyebabnya apa, buktinya apa, lalu meniggalnya karena apa. Itu medical officer yang bertanggung jawab,” tuturnya.
Terlebih, Riyadh juga mengungkapkan bela sungkawa pada para keluarga korban, serta meminta maaf untuk seluruh masyarakat Malang. “Kami sangat berduka sekali, kami ucapkan bela sungkawa ke pada keluarga korban dan pada masyarakat Malang, PSSI mohon maaf,” tutupnya. (way/kun)






