Lamongan (beritajatim.com) – Kerinduan publik sepak bola Lamongan untuk menyaksikan langsung tim kebanggaannya di stadion tampaknya sudah tak terbendung. Antusiasme itu terlihat dari tingginya minat masyarakat dalam memburu tiket pertandingan Persela Lamongan melawan Persekat Tegal.
Meski hanya berlabel laga uji coba, tiket pertandingan yang akan digelar di Stadion Surajaya Lamongan pada Sabtu, 14 Maret mendatang laris manis diserbu suporter.
Dari total sekitar 8 ribu tiket yang dijual, sebanyak 6.700 lembar telah terjual hanya dalam waktu dua hari. Saat ini tiket yang tersisa sekitar 1.300 lembar di tribun barat untuk kategori super fans dan VIP.
Sementara itu, tiket kategori fans utara, fans selatan, dan fans timur telah ludes terjual. Besarnya animo masyarakat tersebut menunjukkan tingginya kerinduan suporter untuk kembali memberikan dukungan langsung di stadion.
Besarnya antusiasme itu juga membuat para pemain Persela semakin tidak sabar menantikan pertandingan. Salah satunya diungkapkan oleh pemain Persela, Rafiud Drajat.
Pemain kelahiran Sulawesi itu mengaku sangat senang karena suporter akhirnya bisa kembali hadir memberikan dukungan langsung di stadion setelah sekian lama.
“Tentu saja sangat senang, karena sudah satu tahun ini suporter tidak bisa hadir mendukung kita di stadion,” kata Rafiud, Senin (9/3/2026).
Meski hanya pertandingan uji coba, menurut Rafiud kehadiran suporter memiliki arti penting bagi para pemain di lapangan. Dukungan langsung dari tribun mampu meningkatkan semangat sekaligus mental bertanding tim.
“Ini sangat berarti buat mengangkat mental pemain, ini menjadi motivasi buat teman-teman juga,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Fardan Harahap. Ia mengaku sangat antusias karena sepanjang musim ini pertandingan kandang Persela harus dijalani tanpa penonton.
“Perasaan saya dan teman-teman tentu sangat senang. Di musim ini semua pertandingan home tanpa penonton, lalu ada satu pertandingan yang bisa disaksikan langsung oleh suporter, jadi kami sangat senang,” katanya.
Fardan menilai kehadiran suporter di stadion selalu memberikan pengaruh besar bagi jalannya pertandingan. Dukungan dari tribun bisa menjadi tambahan energi bagi skuad Laskar Joko Tingkir.
“Penonton itu pemain ke-12. Pengaruhnya sangat besar untuk memotivasi pemain di lapangan, sehingga bisa menaikkan mental tim sendiri sekaligus menjatuhkan mental pemain lawan,” ujarnya. [fak/beq]






