Mojokerto (beritajatim.com) – Selama bulan suci Ramadan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto meningkatkan pengawasan terhadap potensi balap liar, khususnya di tiga lokasi yang dinilai paling rawan. Ketiga titik tersebut yakni Pacing Bangsal, Domas Trowulan, dan Jalan RA Basuni Sooko.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Yogie Pratama mengatakan, pengamanan ini merupakan atensi pimpinan, baik di tingkat pusat maupun Polda sehingga patroli intensif dilakukan pada jam-jam tertentu, terutama dini hari. “Pada Ramadan seperti sekarang, kami mengantisipasi adanya balap liar,” ungkapnya, Senin (2/3/2026).
Antisipasi dilakukan dengan melaksanakan patroli pada jam-jam rawan, khususnya dini hari. Ada tiga titik rawan balap liar yakni Pacing di Kecamatan Bangsal, Domas Trowulan, dan Jalan RA Basuni Sooko. Ia menjelaskan, patroli sebenarnya dilakukan setiap hari, baik patroli dialogis pada siang hingga malam maupun patroli rutin saat piket malam.
“Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, peningkatan aktivitas balap liar biasanya terjadi pada akhir pekan. Yang rawan itu biasanya Jumat malam, Sabtu malam, dan Minggu malam. Untuk menekan potensi gangguan keamanan, petugas gabungan dari Satlantas, Satsabhara, dan polsek jajaran dikerahkan secara rutin di tiga titik tersebut,” katanya.
Patroli skala besar juga dilakukan bersama Polres dan Polsek setempat setiap hari selama Ramadan. Pada pekan pertama Ramadan, operasi penertiban telah membuahkan hasil. Dalam razia yang digelar Sabtu pagi, petugas mengamankan 17 kendaraan. Sementara pada Minggu pagi, sebanyak 21 kendaraan kembali disita.
“Total 37 pemuda turut diamankan dalam kegiatan tersebut. Seluruh kendaraan yang ditahan dikenai tilang karena tidak memiliki surat-surat lengkap, bahkan sebagian tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan. Kendaraan bisa diambil setelah proses sidang yakni setelah Lebaran apabila dokumen kepemilikan lengkap,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, kondisi kendaraan telah dikembalikan sesuai spesifikasi standar. Langkah tegas ini diambil sebagai efek jera bagi para pelaku balap liar sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas selama Ramadan di wilayah hukum Polres Mojokerto. [tin/aje]






