Surabaya (beritajatim.com) – Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya menjadi salah satu destinasi wisata favorit di momen libur lebaran tahun ini. Tercatat, hingga 14 April 2024, THP Kenjeran telah dikunjungi oleh 8.360 wisatawan dan diprediksi bertambah hingga puncak libur Lebaran pada 15 April 2024.
“Mulai H+1 sampai hari ini, antusiasme pengunjung meningkat. Total mulai tanggal 10 sampai 14 april, sudah mencapai 8.360 pengunjung. Alhamdulilah cukup banyak, target kami tidak muluk-muluk, harapannya bisa sama seperti tahun kemarin sampai pada puncak libur lebaran yang mencapai 11.365 pengunjung,” kata Kepala Pengelola THP Kenjeran Surabaya, Rusdi Ismet, Senin (15/4/2024).
Lonjakan pengunjung ini tak lepas dari berbagai hiburan yang dihadirkan THP Kenjeran, seperti pertunjukan musik, Reog Ponorogo, dan berbagai wahana permainan.
Tak hanya itu, THP Kenjeran juga menerapkan sistem parkir dan pintu masuk yang terpisah untuk roda dua dan roda empat, demi kenyamanan pengunjung.
Peningkatan Omzet Pedagang dan Nelayan
Keramaian THP Kenjeran di momen libur lebaran ini membawa berkah bagi para pedagang dan nelayan di kawasan wisata tersebut. Omzet mereka mengalami peningkatan signifikan, dengan pedagang rata-rata meraup Rp700 ribu hingga Rp1 juta per hari, dan nelayan mencapai Rp800 ribu hingga Rp1 juta per hari.
“Alhamdulilah sejak tanggal 10 April, mulai pukul 08.00 WIB air sudah mulai pasang, sampai dengan kemarin pukul 15.00 atau 16.00 WIB baru mulai surut. Surut dalam arti perahu masih operasional. Surut total dimulai jam 17.00 WIB, artinya perahu tidak bisa operasional karena air surut dan sudah kondisi lumpur,” ujar Rusdi Ismet.
Upaya THP Kenjeran Menampung Lonjakan Pengunjung
Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung di puncak libur lebaran 15 April 2024 besok, THP Kenjeran telah melakukan berbagai persiapan. Selain menambah petugas keamanan, THP Kenjeran juga menyediakan tenant UMKM kuliner di sisi utara, dan tetap membuka sisi selatan untuk pembelian oleh-oleh khas THP Kenjeran.
“Kami imbau kepada pengunjung untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan berhati-hati saat beraktivitas di THP Kenjeran. Mari kita bersama-sama jaga kebersihan dan kelestarian THP Kenjeran,” tutup Rusdi Ismet. [asg/beq]





