Jakarta (beritajatim.com) – Thailand selangkah lebih dekat untuk bergabung dalam gemerlap Formula 1. Bangkok Post melaporkan bahwa Gubernur Otoritas Olahraga Thailand (SAT), Gongsak Yodmani, baru saja mengumumkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Formula 1.
Langkah besar ini membuka jalan bagi impian negara tersebut untuk menjadi bagian dari kalender balap paling prestisius di dunia.
Awal bulan ini, CEO Formula 1 Stefano Domenicali terbang ke Thailand untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra. Dalam pertemuan itu, Domenicali memuji rencana ambisius Thailand untuk menggelar balapan di Bangkok.
“Saya sangat terkesan dengan visi mereka. Kami akan terus berdiskusi untuk mewujudkan ini dalam waktu dekat,” ujarnya penuh antusias, dilansir dari Motorsport.
Kini, MoU sudah di tangan, dan wilayah Chatuchak di Bangkok disebut-sebut sebagai lokasi potensial untuk Grand Prix Thailand. Namun, Yodmani menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat lokal tetap jadi prioritas.
“Kami ingin balapan ini menguntungkan semua pihak, terutama warga sekitar. Dampak lingkungan dan kebisingan akan diminimalkan, dan kami pastikan mereka mendapat kompensasi yang layak,” katanya.
Kabar ini juga membakar semangat pembalap berdarah Thailand, Alex Albon. Bagi pembalap Williams ini, balapan di tanah kelahirannya adalah mimpi yang jadi nyata.
“Bayangkan betapa spesialnya balapan di rumah sendiri! Ini bukan cuma soal saya, tapi juga Williams. Saya ingin memperkenalkan budaya Thailand, makanan lezat, dan kuil-kuil megah kepada para pembalap lain. Biar saya jadi pemandu wisata mereka!” ujar Albon dengan tawa ceria.
Dengan langkah ini, Thailand tak hanya bersiap untuk deru mesin F1, tapi juga untuk memamerkan pesonanya ke dunia. Akankah Grand Prix Thailand segera jadi kenyataan? Kita tunggu saja! (faw/ted)






