Tuban (beritajatim.com) – Seorang pekerja kuli bangunan Supardi (44) asal Dusun Kedaton, Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban menangis haru saat motornya yang dicuri kembali ke dirinya lagi. Kamis (29/08/2024).
Menurutnya, motor Honda Vario berwarna putih garis merah itu merupakan motor satu-satunya yang ia miliki. Namun, saat bekerja tiba-tiba motornya dicuri.
“Iya motornya ini buat kerja, tapi dicuri, sudah 1 bulan,” ujar Supardi.
Oleh karenanya, ia berterimakasih kepada jajaran Satreskrim Polres Tuban karena telah menangkap pencuri motor miliknya.
“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada bapak Kapolres Tuban motor saya bisa kembali,” ucap Supardi.
Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin menyampaikan bahwa motor milik korban ini berada di depan toko cat Nippon Pain Desa Rembes, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.
“Saat itu motor miliknya dilaporkan hilang, sehingga petugas Kepolisian saat melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap sepasang suami istri,” tutur AKBP Oskar Syamsuddin.
Pria yang akrab disapa Oskar ini juga menjelaskan, sepasang suami istri ini modusnya yaitu keliling mencari kendaraan bermotor yang terparkir atau tempat sepi dan saat korban lengah keduanya melakukan aksinya.
“Jadi mereka menggunakan kunci Y untuk mencuri kendaraan bermotor,” bebernya.
Adapun tersangka berinisial MRN laki-laki (32) dan istrinya SRT (39) asal Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
“Keduanya residivis perkara pengeroyokan pasal 170 KUHP,” pungkasnya. [ayu/aje]
![Terharu, Motor Pekerja Bangunan di Tuban Ini Kembali Usai Dicuri Supardi saat menerima kendaraan motornya yang telah lama hilang. [foto: Diah Ayu/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/08/diah-satr-1.jpg)





