Bangkalan (beritajatim.com) – Proyek senilai Rp 42 miliar untuk pengerjaan 33 ruas jalan Kabupaten di Bangkalan, terkesan molor. Sebab, puluhan titik lokasi proyek itu hingga saat ini hanya sebagian yang dikerjakan.
Wakil Ketua I DPRD Bangkalan Fatkurrahman menilai pengerjaan proyek infrastruktur jalan kabupaten anggaran 2024 ini berjalan lambat.
“Seharusnya sejak triwulan pertama sudah mulai dikerjakan. Sehingga ketika ada kerusakan atau ketidaksesuaian bisa segera diperbaiki,” ujarnya, Senin (10/6/2024).
Ia mengaku dalam waktu dekat akan segera melakukan pemanggilan pada dinas terkait, sekaligus untuk melakukan evaluasi kinerja puluhan proyek tersebut.
“Nanti akan kami evaluasi dan memanggil dinas terkait, supaya jelas apa penyebab molornya pengerjaan proyek jalan Kabupaten itu,” imbuhnya.
Ia juga meminta, agar dinas terkait bisa memastikan pengerjaan sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB). Sehingga diperlukan pemilihan rekanan secara selektif.
“Tahun 2023 ada puluhan proyek menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Hal itu jangan sampai terulang sehingga pengerjaan harus diawasi dengan benar,” jelasnya .
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Bangkalan, Guntur Setiyadi mengaku optimis proyek tersebut bisa terlaksana 100 persen di tahun 2024 ini.
“Pasti bisa kami rampungkan tahun ini,” pungkasnya.[sar/aje]






