Surabaya (beritajatim.com) – Salat Idulfitri adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam setelah sebulan penuh beribadah puasa di bulan Ramadan.
Salat Idulfitri dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal Tahun Hijriyah yang menandai berakhirnya bulan Ramadhan, dan masuk pada hari raya umat Islam.
Bagi Anda yang mencari informasi mengenai bagaimana tata cara Salat Idulfitri, silakan simak artikel ini sampai selesai.
Berikut dijelaskan panduan lengkap tata cara melaksanakan salat Idulfitri sesuai dengan ajaran Islam serta niatnya dalam bahasa Arab, tulisan latin dan artinya.
Niat Salat Idulfitri
Sebelum memulai salat, niat adalah hal pertama yang harus diluruskan. Berikut adalah lafal niat salat Idulfitri dalam bahasa Arab:
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَــالَى
Baca latin: “Usholli sunnatal li’idil fitri rok’ataini (makmuman/imaman) lillahi ta’ala”
Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
Rukun dan Sunnah Salat Idulfitri
Salat Idulfitri terdiri dari dua rakaat sebagaimana salat sunnah pada umumnya, namun ada beberapa tambahan takbir yang merupakan sunnah. Berikut adalah langkah-langkahnya:
– Takbiratul Ihram
Mengawali salat dengan takbir disertai niat dalam hati sebagaimana di atas.
– Takbir Tambahan
Melakukan 7 takbir tambahan setelah Takbiratul Ihram pada rakaat pertama dan 5 takbir tambahan sebelum membaca Al-Fatihah pada rakaat kedua.
– Bacaan Surat
Disunnahkan membaca Surat Al-A’la pada rakaat pertama dan Surat Al-Ghashiyah pada rakaat kedua setelah Al-Fatihah.
– Ruku’ dan Sujud
Melakukan ruku’ dan sujud seperti salat pada umumnya.
– Tahiyyat dan Salam
Salat Idulfitri juga melakukan tahiyyat sebagaimana salat pada umumnya dan mengakhiri salat dengan salam.
Khutbah Idulfitri
Setelah salat, disunnahkan untuk mendengarkan khutbah Idulfitri yang dilakukan oleh imam. Khutbah ini terdiri dari dua bagian dan di antaranya diberikan jeda untuk duduk sejenak.
Salat Idulfitri adalah salah satu syiar Islam yang penting dan menjadi penanda kemenangan setelah sebulan berpuasa. Dengan mengikuti tata cara di atas, kita dapat melaksanakan salat Idulfitri dengan sempurna sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW. [ian]






