Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus menggeber upaya menekan angka pengangguran terbuka (TPT). Salah satu upaya yang dilakukan melalui gelaran Job Fair. Di mana kegiatan itu, baru dilaksanakan pada hari Selasa dan Rabu (5-6/11) kemarin di Graha Watoe Dhakon UIN Kiai Ageng Muhammad Besari.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo, Suko Kartono, menyebut gelaran ini menjadi bagian penting dari strategi Pemkab dalam mencapai target TPT. Adapun target TPT yang dicanangkan oleh Pemkab setempat turun hanya 3 persen pada 2025–2026.
“Kami berharap bisa kembali menurunkan angka TPT hingga tiga persen,” kata Suko.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, TPT Ponorogo pada 2024 berada di angka 4,19 persen, turun 0,47 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka itu menjadi sinyal positif, namun Pemkab tak ingin berhenti di situ.
“Acara Job fair kemarin, harapannya dengan kegiatan ini angka pengangguran bisa terus turun,” kata Suko.
Untuk diketahui sebelumnya, dalam Job Fair kemarin, total total 53 perusahaan yang mendaftar, sebanyak 43 perusahaan lolos seleksi. Dari jumlah itu, 18 perusahaan melakukan wawancara langsung di lokasi. Total 5.619 lowongan kerja tersedia, sementara 3.000 pencari kerja telah terdaftar. Mayoritas peserta merupakan lulusan SMK, sedangkan lulusan SD dan SMP diarahkan untuk mengikuti pelatihan tambahan atau kerja di luar negeri.
“Kami targetkan 5.000 posisi bisa terisi semua. Masyarakat ayo manfaatkan peluang ini, datang dan daftar langsung,” pungkasnya. [end/aje]






