Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menegaskan, bahwa tahun ini merupakan awal kebangkitan Kabupaten Jember, Jawa Timur. Jember Fashion Carnaval yang digelar pada 2 – 4 Agustus 2024 dengan tema Algorithm menjadi salah satu tanda kebangkitan itu.
“Dengan tagline kami: Wayahe Jember Apik dan Keren. Kalau kemarin Wes Wayahe Mbenahi Jember, tahun ini bergeser menjadi Wayahe Jember Apik dan Keren,” kata Hendy, dalam acara peluncuran JFC 2024 di Kota Cinema Mall, Sabtu (23/3/2024) malam.
“Kita wujudkan apik dan keren itu dengan segala kebutuhan kita. Algorithm menyemangati kita. Algorithm adalah ekosistem yang harus kita lakukan untuk mencapai keberhasilan masing-masing. Tentunya Wayahe Jember Apik dan Keren di event JFC perwujudannya,” kata Hendy.
Hendy mengapresiasi penggunaan bahan daur ulang setidaknya 30 persen untuk kostum yang akan ditampilkan dalam sepuluh defile. “Ini keren banget. Barang didaur ulang dari tidak berharga menjadi berharga,” katanya.
JFC bukan sekadar karnaval, karena memutar perekonomian ribuan pelaku usaha mikro kecil menengah yang hadir dan menangguk untung selama tiga hari acara tersebut. “Tahun ini saya berharap lebih dari tiga ribu UMKM ikut serta,” kata Hendy.
Hendy juga tengah memikirkan kemungkinan pemecahan rekor kembali. “Tahun lalu ada dua rekor yang kita pecahkan. Mudah-mudahan besok ada rekor baru yang terpikirkan teman-teman,” katanya. [wir]






