Batu (beritajatim.com) – Dinas Pariwisata Kota Batu menilai kunjungan wisatawan tahun 2022 mengalami peningkatan. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq.
Arief menjelaskan catatan Dinas Pariwisata Kota Batu tahun 2022 setidaknya 7,4 juta wisatawan telah berkunjung ke Kota Batu. Lebih lanjut dia membeberkan jika pada 2019, kunjungan wisatawan total 7,24 juta. Namun, angka ini mengalami penurunan di tahun 2020 karena Covid-19 hanya 2,43 juta kunjungan dan 2021 wisatawan yang berkunjung sebanyak 3,58 juta kunjungan.
Kunjungan tahun 2022, kata Arief, melebihi target yang sudah ditentukan sebelumnya, yaitu lima juat kunjungan. “Kami mencatat data kunjungan mencapai 7.445.799 wisatawan untuk kunjungan sejak 1 Januari sampai 31 Desember 2022,” kata Arief As Siddiq pada Rabu (04/01/2023).
Kepala Disparta Batu itu menambahkan, target lima juta kunjungan ditentukan karena pertimbangan pada situasi Covid-19 yang saat itu tidak juga mereda, dan masih terus mengalami penyebarannya.
“Sepanjang 2022, tepatnya pada triwulan II dan III, Dinas Pariwisata Kota Batu mencatat kunjungan wisatawan mengalami peningkatan dan terus membaik. Berdasar data, pada triwulan I tercatat sebanyak 1,67 juta wisatawan mengunjungi Batu,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”wisata-kota-batu”]
Sementara itu kunjungan triwulan II mencapai 2,287 juta wisatawan dan pada triwulan III total ada 2,03 juta wisatawan. Data triwulan IV masih proses penghitungan, namun sementara jumlah yang dihimpun telah mencapai lebih dari satu juta wisatawan.
Adapun dari jumlah ini, pengujung didominasi wisatawan domestik. Tercatat hanya 157 orang wisatawan mancanegara yang berwisata di Batu. “Jumlah yang masuk tersebut belum seluruhnya, sehingga bisa diperkirakan kunjungan menyentuh 7,5 juta wisatawan,” jelasnya.
Dia juga mengatakan jika Pemerintah Kota Batu sudah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan kembali jumlah kunjungan wisatawan. Termasuk diantaranya dengan promosi potensi wisata yang meliputi desa wisata, alam, juga wisata buatan. (dan/ted)






