Madura United FC harus berjuang ekstra keras untuk keluar dari zona merah degradasi, sekalipun mereka berhasil mengakhiri rentetan hasil minor dengan kemenangan tipis 2-1 dari Persik Kediri
KUMPULAN BERITA Zona Merah Degradasi
Pelatih Madura United FC, Carlos Periera mengaku tidak nyaman dengan situasi yang dialami timnya, khususnya pasca kembali gagal mendulang poin kala menjamu Malut United pada pekan ke-24 Super League 2025-2026, di Stadion Gelora Madura Rato Pemelingan (SGMRP) Pamekasan, Selasa (3/3/2026).
Madura United FC memastikan diri bertahan di kompetisi domistik Liga 1 pasca mengalahkan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.
Madura United FC berhasil menambah 3 poin sempurna berkat kemenangan 0-2 dari tuan rumah Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.
Madura United FC mematok target kemenangan saat bertandang ke markas Bali United FC, pada pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.
Madura United FC harus berjuang ekstra keras untuk terhindar dari degradasi pada kompetisi Liga 1 2024-2025, seiring dengan posisi mereka yang sangat mengkhawatirkan di tangga klasemen sementara.
Laga berat akan kembali dijalani Madura United FC kala bertandang ke markas Bali United FC, pada pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu (17/5/2025) mendatang.
Gagal fokus kembali menjadi penyebab kegagalan Madura United FC meraih poin, khususnya pasca kalah 2-3 dari Borneo FC, pada pekan ke-32 Liga 1.
Mengalahkan sekaligus mengamankan poin dari Borneo FC pada laga pekan ke-32 Liga 1, menjadi target realistis bagi Madura United FC guna menjaga asa kembali menjauh dari zona merah degradasi.
Madura United FC hanya unggul 3 poin dari tim peringkat teratas zona merah degradasi, PS Barito Putera akibat kegagalan mendulang poin dari markas Semen Padang, di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (4/5/2025) kemarin.









