Pamekasan (beritajatim.com) – Gagal fokus kembali menjadi penyebab kegagalan Madura United FC meraih poin, khususnya pasca kalah 2-3 dari Borneo FC, pada pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (10/5/2025).
Dua gol Laskar Sape Kerrab, masing-masing dicetak Youssef Ezzejjari pada menit 51′, dan gol spektakuler Taufik Hidayat pada menit 56′. Sementara 3 gol Pesut Etam dicetak Mariano Bouer menit 45′, Ronaldo de Souza pada menit 67′, serta Stefano Lilipaly pada menit 80′.
“Hari ini kita tidak dapat poin, namun kita tetap berjuang sampai akhir. Bahkan kita juga sempat unggul pada awal babak kedua, namun akhirnya kalah,” kata Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera.
Hasil tersebut tentunya sangat mengecewakan, terlebih mereka sempat unggul pada awal interval kedua, termasuk unggul jumlah pemain memasuki menit-menit akhir pertandingan . “Sangat penting untuk selalu menjaga fokus untuk pertandingan selanjutnya,” ungkapnya.
“Kedepan kita harus tetap menatap pertandingan sisa dengan penuh semangat, kami sangat berharap para pemain tetap fokus di sisa kompetisi hingga Liga 1 berakhir,” pungkas juru taktik berkebangsaan Argentina.
Akibat hasil tersebut, Madura United tetap bertahan di posisi 13 klasemen sementara dengan torehan 33 poin berkat hasil 9 kali menang, 6 kali imbang dan 17 kali kalah dari 32 laga yang dijalani.
Tidak menutup kemungkinan posisi mereka digeser Persis Solo, yang akan menjalani laga ke-32 menghadapi PSBS Biak. Termasuk juga disalip tim penghuni posisi teratas zona merah degradasi, Semen Padang dengan total 31 poin yang akan bertanding menghadapi Persebaya Surabaya, Minggu (11/5/2025) besok. [pin/kun]






