Lumajang (beritajatim.com) – Cobaan berat mendadak menimpa sebuah keluarga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di tengah rasa cemas mendampingi kerabat yang sedang terbaring sakit di rumah sakit, musibah lain justru menyergap rumah tinggal mereka yang ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Kondisi rumah tanpa penghuni itu dimanfaatkan secara brutal oleh komplotan pencuri. Tak hanya menggasak uang tunai dalam jumlah besar, para pelaku juga menguras isi toko serta memboyong kendaraan bermotor milik korban.
Aksi pembobolan ini terjadi di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang pada Rabu, 22 Juli 2026.
Manfaatkan Rumah Kosong Saat Korban Jaga Adik di Rumah Sakit
Korban bernama Angga Faruqi Hidayutur Rizki terperanjat luar biasa saat kembali ke rumahnya. Pintu toko di bagian depan sudah terbuka lebar, sementara pintu belakang tampak rusak bekas dicungkil secara paksa.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengonfirmasi bahwa seluruh penghuni rumah memang sedang berada di fasilitas kesehatan saat aksi kejahatan berlangsung.
“Jadi, saat kejadian seluruh anggota keluarga sedang berada di rumah sakit karena adik korban sakit. Situasi rumah yang kosong diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan pencurian,” ucap Suprapto di Mapolres Lumajang.
Akibat kejadian ini, korban ditaksir mengalami kerugian besar setelah uang tunai Rp85 juta, 1 unit sepeda motor Honda CBR 150R, hingga tumpukan barang dagangan toko diembat komplotan maling.
“Korban sudah mendapati kondisi seluruh ruangan berantakan dengan isi rumah yang diacak-acak,” tambahnya.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti petunjuk.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, diduga kuat aksi pencurian dilakukan lebih dari satu orang dengan cara merusak akses masuk bangunan secara paksa.
“Pelaku diduga masuk dengan cara merusak pintu toko dan jendela rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku mengacak isi rumah untuk mencari barang berharga, kemudian membawa kabur uang tunai dan sepeda motor milik korban,” ungkap Suprapto.
Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan intensif dan mengejar komplotan pelaku yang tega memanfaatkan kemalangan warga tersebut. [has/ian]






