PDI Perjuangan ingin meraih sukses ganda dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Selain sukses memenangkan pasangan Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta alias Gus Hans dalam pemilihan gubernur, juga berhasil memperpanjang masa pemerintahan Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
KUMPULAN BERITA PDI Perjuangan Jember
Try Sandi Apriana, mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyeberang ke PDI Perjuangan.
Pasangan kandidat petahana Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan diiringi kurang lebih 800 kader PDI Perjuangan, Kamis (29/8/2024).
Kader dan pengurus PDI Perjuangan diminta menyampaikan capaian pembangunan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada era pemerintahan Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Widarto menegaskan sikap partainya yang tidak ingin bupati dan wakil bupati Jember, Jawa Timur, terjerat kasus dan menjalani proses hukum pidana setelah dilantik.
Arif mengingatkan slogan Soekarno pada saat Indonesia menghadapi tantangan. “Ever onward, never retreat. Maju terus, pantang mundur,” kata pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan ini.
Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman menekankan filosofi kereta api untuk memenangi pemilihan kepala daerah, saat berorasi di hadapan ribuan kader dan pengurus PDI Perjuangan, dalam acara konsolidasi akbar di Seven Dream City, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (29/8/2024).
Bupati Hendy Siswanto dan keluarganya resmi dikukuhkan menjadi kader PDI Perjuangan dalam acara konsolidasi akbar, di Seven Dream City, Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam Rabu (28/8/2024).
Bupati Hendy Siswanto menyindir gagalnya skenario kotak kosong dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Skenario itu disusun dengan diborongnya rekomendasi pencalonan bupati oleh politisi Gerindra Muhammad Fawait, yang nyaris membuat Hendy tidak bisa mencalonkan diri.
“Oleh karenanya, kita tidak perlu gentar. Ingatlah selalu, bahwa kesadaran adalah matahari, kesabaran adalah bumi, keberanian menjadi cakrawala, dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata,” kata Hendy, mengutip petikan puisi almarhum sastrawan WS Rendra.









