Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengusulkan renegosiasi kerja sama pengelolaan tambang batu kapur di Gunung Sadeng untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).
KUMPULAN BERITA PDI Perjuangan Jember
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, menagih penyelesaian Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember. Perda ini rujukan rencana pembangunan di Jember.
Aksi tifo spanduk raksasa bergambar sosok ksatria yang disajikan suporter tim nasional sepak bola Indonesia saat pertandingan melawan China, di Stadion Gelora Bung Karno, 5 Juni 2025, adalah perwujudan semangat gotong royong yang dicetuskan Bung Karno.
Acara ‘Sosialisasi Gotong Royong sebagai Falsafah Kebudayaan Bangsa’, di Hotel Royal, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (15/6/2025), menjadi ajang reuni sejumlah kader veteran PDI Perjuangan.
Badan Kebudayaan Nasional (BKN) menolak rencana peleburan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, sebagaimana isi revisi Peraturan Daerah Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan dampak peleburan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.
Fraksi PDI Perjuangan mendesak penggunaan hasil efisiensi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pencapaian target 100 persen Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
PDI Perjuangan mengkritik kebijakan Bupati Muhammad Fawait yang lebih memilih menugasi Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Arief Tjahjono daripada Wakil Bupati Djoko Susanto, untuk menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (14/3/2/205) malam.
PDI Perjuangan mendukung kebijakan penurunan tarif retribusi pasar tradisional di Kabupaten Jember, Jawa Timur, oleh Bupati Muhammad Fawait, Namun PDI Perjuangan meminta Fawait tidak menabrak regulasi yang sudah ditetapkan bersama oleh eksekutif dan legislatif sebelumnya.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung kosakata yang digunakan Bung Karno, ‘vivere pericoloso’, untuk menyebut situasi yang dihadapi partainya saat ini. Di tengah situasi itu, Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, berkomitmen memperjuangkan dua peraturan daerah inisiatif.









