Jember (beritajatim.com) – Pasangan kandidat petahana Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan diiringi kurang lebih 800 kader PDI Perjuangan, Kamis (29/8/2024). PDI Perjuangan merekomendasikan duet tersebut untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah tahun ini.
Mereka berangkat sekitar pukul satu siang setelah salat duhur di Masjid Raudlatul Muhlisin yang dibangun oleh Hendy, di Jalan Gajah Mada. Dari sana, pasangan tersebut menuju makam KH Moch. Siddiq yang berjarak hanya sekitar 100 meter untuk berziarah. Mbah Siddiq adalah kakek Firjaun Barlaman.
Usai berziarah, Sepanjang perjalanan menuju kantor KPU Jember dengan menggunakan mobil Maung milik Hendy, duet tersebut berdiri dan melambaikan tangan kepada warga dan pengguna jalan. Mereka menebarkan senyum, mengingatkan saat mereka mendaftarkan diri di KPU Jember pada Pemilu 2020.
Sesampainya di kantor KPU Jember di Jalan Kalimantan, Hendy-Firjaun disambut salawat Badar. Selain itu, ada musik patrol yang melantunkan lagu tradisional berbahasa Madura, Tanduk Majeng.
Cabup petahana Hendy yang punya hobi menyanyi ini langsung mengambil mikrofon dan bernyanyi, dengan disaksikan istrinya Kasih Fajarini, Firjaun, dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Arif Wibowo.
Tanduk Majeng adalah sebuah lagu yang menceritakan kehidupan nelayan yang berani menerobos ganasnya lautan. Sementara lagu kedua yang dibawakan sebelum meninggalkan kantor KPU Jember adalah Watu Ulo, sebuah lagu yang bercerita soal keindahan pantai Watu Ulo.
Dalam sambutannya, Hendy berterima kasih kepada PDI Perjuangan yang telah mencalonkannya bersama Firjaun Barlaman sebagai bupati dan wakil bupati. “Keberadaan kami mewakili seluruh masyarakat Jember, di mana pilkada ini bisa dilaksanakan karena amanah undang-undang dan dibiayai masyarakat Jember,” katanya.
“Kini masyarakat Jember punya pilihan. Kita wujudkan pesta demokrasi ini dengan memberikan pilihan kepada masyarakat. Mudah-mudahan dengan kami mendaftar ini, izin dan rido Allah terus mengiringi sehingga kami bisa mengawal Jember lebih baik lagi,” kata Hendy.
Sementara itu, Firjaun berharap dengan adanya opsi pilihan kandidat bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Jember, masyarakat Jember bisa menentukan yang terbaik. “Mudah-mudahan kami diberikan garis yang terbaik oleh Allah SWT,” katanya.
Sesuai Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2024, Ketua KPU Jember Dessi Anggraeni mengatakan, ada dua jenis dokumen yang diterima yakni dokumen untuk persyaratan pencalonan dan dokumen persyaratan calon. “Ada beberapa indikator yang diterapkan dalam menerima dan memeriksa dokumen tersebut,” katanya.
“Untuk peryaratan pencalonan dengan indikator kelengkapan dan kebenaran dokumen. Senentara persyaratan calon akan kami periksa apakah ada atau tidak ada. Berdasarkan tim pemeriksa KPU, dokumen pencalonan dan dokumen persyaratan calon sudah kami terima dengan keadaan lengkap, benar, dan ada,” kata Dessi.
Tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan. “Kami akan jadwalkan lebih lanjut dengan menggunakan surat pengantar dari KPU untuk kemudian dilaksanakan di Rumah Sakit dr. Soebandi,” kata Dessi. [wir]






