Surabaya (beritajatim.com) – DPRD Surabaya mengkritisi mundurnya 50 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seleksi jabatan kepala dinas di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
KUMPULAN BERITA DPRD Surabaya
Rawan kriminalitas saat Lebaran, DPRD Surabaya mengingatkan warga untuk waspada. Pastikan keamanan rumah sebelum mudik dan tingkatkan pengawasan lingkungan.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengkritisi pengelolaan pajak parkir di pusat perbelanjaan atau mal di kota pahlawan, Kota Surabaya.
Menjelang libur lebaran, DPRD Surabaya mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mempersiapkan destinasi wisata dengan lebih maksimal.
Warga Surabaya meminta Pemkot mengalokasikan anggaran untuk perawatan lapangan sepak bola agar lebih layak digunakan dan mendukung perkembangan olahraga di kampung-kampung.
Azhar Kahfi dari DPRD Surabaya ingatkan pengusaha soal kewajiban pembayaran THR sesuai aturan H-7. Pemkot sediakan posko pengaduan untuk pekerja
DPRD Surabaya mengkritik penertiban pasar tradisional di bulan Ramadan. Mereka menilai kebijakan ini tidak tepat dan meminta Pemkot memberikan solusi konkret.
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendukung pemerintah kota dalam dalam memperkuat peran camat dalam menangani masalah sosial.
Keputusan Pemkot Surabaya yang menerapkan sanksi merawat ODGJ dan mengunjungi makam bagi pelaku perang sarung menuai perhatian dari DPRD Surabaya.
Kahfi menilai bahwa meskipun penggunaan data dalam perencanaan pembangunan sangat penting, Pemkot harus lebih cermat dalam mengelola anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini.







