Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, dinilai perlu membentuk satuan tugas yang mengurus pendapatan asli daerah (PAD). Pajak daerah dan retribusi daerah masih menjadi andalan.
KUMPULAN BERITA DPRD Jember
Bupati Hendy Siswanto tersenyum melihat sejumlah fraksi pendukung calon presiden dan wakil presiden beradu pantun dalam sidang paripurna pengesahan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (23/10/2023) malam.
Ada sejumlah klausul penting yang menjadi perhatian Panitia Khusus DPRD Jember, mulai dari pajak minuman beralkohol, penyewaan Jember Sport Garden (JSG), sampai tarif parkir di Bandara.
Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menindaklanjuti seluruh matriks hasil evaluasi gubernur terhadap Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Amggaran Pendapatan Belanja Daerah 2023.
DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendukung pemberlakuan sistem lalu lintas satu arah di kawasan kampus Kelurahan Tegalboro, Kecamatan Sumbersari. Saat ini Pemerintah Kabupaten Jember sedang melakukan uji coba sistem satu arah di kawasan kampus hingga 31 Oktober 2023.
Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, adalah batu ujian bagi lembaga eksekutif dan legislatif daerah. DPRD Jember berharap kesepakatan bersama tak meleset.
Puluhan orang guru honorer duduk bersila membacakan salawat di ruang lobi gedung DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (3/10/2023). Mereka memprotes sedikitnya jumlah kuota guru untuk perektutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahun ini.
Fraksi Pandekar DPRD Jember, Jawa Timur, yang beranggotakan legislator Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, dan Partai Golkar mengingatkan Bupati Hendy Siswanto tentang potensi persoalan pada tahun politik dan potensi bencana alam.
Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, disahkan pada waktu sekitar satu jam sebelum tengah malam, Jumat (29/9/2023). Hanya tersisa waktu sekitar 2,5 bulan untuk dilaksanakan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Kabupaten Jember, Jawa Timur, tumbuh 4,53 persen pada 2022. Lebih baik daripada tahun sebelumnya yang mencatatkan angka pertumbuhan empat persen. Namun Fraksi PDI Perjuangan menilai pertumbuhan ekonomi itu masih semu.









