Duet Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita akan mengadu ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyusul kegagalan menjadi calon bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan.
KUMPULAN BERITA calon independen Jember Muhammad Jaddin Wajad
Gagal menjadi calon bupati Jember, Jawa Timur, dari jalur perseorangan, Muhammad Jaddin Wajad yang juga dikenal sebagai keponakan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, meneteskan air mata.
Duet Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita gagal memgikuti pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, Jawa Timur, lewat jalur perseorangan. Mereka tidak bisa menyerahkan syarat minimal 167.856 bukti dukungan.
Arismaya Parahita, bakal calon wakil bupati independen atau perseorangan, akan berjuang keras agar tak ada calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Pasangan kandidat perseorangan dalam pemilihan kepala daerah, Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita, menggerakkan jaringan untuk memperbaiki data bukti dukungan yang diverifikasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, 13-17 Juli 2024.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, menyatakan bahwa 91.239 dukungan untuk pasangan kandidat perseorangan, Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita, tidak memenuhi syarat.
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati perseroangan Muhammad ‘Gus’ Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita yakin lolos verifikasi faktual, setelah berhasil lolos verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU)Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Pencalonan bupati dan wakil bupati melalui jalur perseorangan atau independen oleh pasangan Muhammad Jaddin Wajad dan Arismaya Parahita telah mewarnai demokrasi secara sehat di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman mengaku tidak pernah dikabari sebelumnya soal pendaftaran keponakannya Muhammad Jaddin Wajad menjadi bakal calon bupati dari jalur perseorangan atau independen ke Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Muhammad Jaddin Wajad, keponakan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman, mengaku mendapat tawaran bantuan modal Rp 100 miliar dari seorang pengusaha besar untuk mencalonkan diri menjadi bupati di Kabupaten Jember, Jawa Timur.








