Saat ini ada upaya untuk menghapus sejarah, menghapus akar budaya, dan sekaligus menghapus lingkungan hidup di Indonesia melalui serangkaian proyek yamg diprakarsai pemerintah.
KUMPULAN BERITA akademisi unej Muhammad Iqbal
‘Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatangeraan Indonesia‘. Buku hasil kolaborasi dosen Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar dan pendiri Warung Arsip Muhidin M. Dahlan ini diterbitkan EA Books pada Mei 2025 lalu.
Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait akan menggerakkan gerbong mutasi di tubuh Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sistem merit diharapkan…
Kalangan akademisi menilai portal jurnalisme Beritajatim.com saat ini menghadapi dua tantangan yang membutuhkan kecerdasan, kreativitas, komitmen, dan nyali, agar bisa membumikan slogan ‘menyinari perjalanan, menerangi masa depan’.
Muhammad Iqbal, doktor ilmu komunikasi Universitas Jember, mengkritik buruknya relasi Bupati Muhammad Fawait dan Wakil Bupati Djoko Susanto, sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Kabupaten Jember, Jawa Timur, 20 Februari 2025.
Muhammad Iqbal, akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, menyoroti peleburan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Maka ketika kawan-kawan mahasiswa bersama semua elemen masyarakat sipil sudah bergerak menyuarakan jeritan rakyat, sebagai dosen dan kawan belajar mereka, saya menganggap itu adalah moral call, panggilan moralm untuk membersamai.
Jember (beritajatim.com) – Dua orang dosen Universitas Jember bergabung dalam aksi ‘Indonesia Gelap’ yang digelar ratusan orang mahasiswa yang tergabung…
Kampus dan lembaga penelitian di Indonesia seharusnya menyuburkan kembali studi evaluasi dengan metode sejenis ‘expert judgment’ (penilaian pakar) dalam mengevaluasi kinerja pemerintah. Tak cukup hanya mengandalkan survei publik.
Perlakuan Presiden Prabowo Subianto terhadap Joko Widodo akan menentukan sikap PDI Perjuangan terhadap pemerintahan mendatang. PDI Perjuangan sudah menganggap Jokowi seteru.








