Surabaya (beritajatim.com) – Surabaya World Choral Festival (SWCF) 2025 menghadirkan konser spesial “Illuminare” sebagai salah satu rangkaian utamanya. Gelaran ini dirancang untuk mengangkat semangat komunitas paduan suara Surabaya dan memberi ruang apresiasi yang lebih luas bagi para musisi berbakat.
“Special Concert ‘Illuminare’ bukan hanya sebuah pertunjukan, tetapi juga upaya untuk menyalakan gairah komunitas paduan suara Surabaya,” kata Direktur Artistik SWCF, Tommyanto Kandisaputra di Balai Pemuda Surabaya, Minggu (16/11/2025).
Konser ini menyuguhkan karya pilihan Elaine Hagenberg yang dikenal dengan musik paduan suaranya yang ekspresif dan penuh detail. Kehadiran musisi internasional juga menambah warna, termasuk Dr. T. J. Harper yang memiliki rekam jejak panjang di dunia paduan suara global.
Konser “Illuminare” juga menghadirkan pianis berpengalaman, Kevin Tison, yang telah berkarya lebih dari tiga dekade di dunia musik. Pengalamannya sebagai pianis, pengajar, konduktor, hingga arranger memberi warna tersendiri bagi pertunjukan ini.
Patron Surabaya World Choral Festival (SWCF), Herlina Harsono Njoto, menyebut Surabaya semakin menunjukkan kelasnya sebagai kota bertaraf internasional melalui gelaran Special Concert Illuminare. Herlina mengatakan kehadiran seniman internasional ini menjadi bukti bahwa ekosistem musik Surabaya semakin diperhitungkan dalam jejaring global.
“Kota ini benar-benar memperlihatkan kapasitas internasional. Kolaborasi musisi dunia bisa hadir dan tampil bersama warga Surabaya, dan itu membuat panggung ini semakin istimewa,” ujar Herlina.
Herlina mengatakan bahwa konser “Illuminare” juga menampilkan One Voice Spensabaya di bawah conductor Dinar Primasti, yang baru saja meraih juara utama di Busan Choral International Festival pada Oktober lalu. Herlina menyebut capaian itu sebagai kebanggaan besar dan menegaskan potensi generasi muda Surabaya dalam kancah seni internasional.
“Paduan suara ini mengalahkan peserta dari banyak negara, bahkan di level dewasa. Ini bukti anak-anak Surabaya punya daya saing global di bidang seni,” katanya.
Konser “Illuminare” sendiri dirancang untuk menggairahkan komunitas paduan suara Surabaya dan membuka ruang bagi musisi muda untuk menunjukkan karya terbaik. SWCF 2025 melibatkan komposer, konduktor, dan penampil dari berbagai negara, sekaligus menguatkan posisi Surabaya sebagai kota yang ramah terhadap kegiatan seni bertaraf internasional.
“Ruang seperti ini menguatkan ekosistem seni kita agar makin kreatif dan kolaboratif. Surabaya punya semua modal untuk menjadi rumah bagi pertunjukan kelas dunia,” tutur Herlina.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengaku terpukau setelah menyaksikan langsung Special Concert Illuminare. Dia menyebut kualitas pertunjukan, harmoni suara, dan atmosfer panggung membuktikan Surabaya telah berkembang menjadi kota seni bertaraf global.
“Banyak sekali choir dari berbagai kelompok dan sekolah yang memberikan penampilan terbaiknya. Ini ajang yang harus terus kita dukung supaya menjadi agenda rutin,” ujar mantan Bupati Trenggalek ini.
Menurut Emil, keberhasilan SWCF 2025, terutama dalam menghadirkan konser berskala internasional seperti Illuminare, menjadi bukti bahwa Surabaya mampu menjadi pusat perkembangan seni internasional. Dia berharap festival ini dapat terus berlanjut setiap tahun dengan partisipasi yang lebih besar.
“Yang membuat saya bangga adalah Surabaya berhasil mewujudkan ajang yang insyaallah akan menempatkan kota ini sebagai salah satu kota seni berskala global. Ini yang kita rayakan,” pungkasnya.[asg/but]






