Ponorogo (beritajatim.com) – Surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ponorogo tahun 2024, sudah memasuki proses antre cetak. Rencananya, surat suara akan dicetak sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Ponorogo, yaitu sebanyak 762.415 orang.
Namun, sesuai dengan regulasi yang ada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) wajib menambahkan 2,5 persen dari total DPT sebagai cadangan surat suara.
“Surat suara untuk Pilkada Ponorogo sudah mulai antre cetak,” ujar Ketua KPU Ponorogo, R. Gaguk Ika Prayitna, Jumat (11/12024).
Gaguk mengungkapkan bahwa kedua pasangan calon (Paslon) telah menyetujui desain yang akan digunakan. Pasangan calon nomor urut 1, Ipong-Luhur, memilih busana serba biru langit, sementara pasangan nomor urut 2, Sugiri-Lidyarita, tampil dengan busana serba putih.
“Kami sudah mendapat persetujuan dari masing-masing pasangan calon terkait desain surat suara. Semua sudah melalui liaison officer (LO) yang ditunjuk,” katanya.
Surat suara sedang antre cetak di percetakan di Semarang Jawa Tengah. Pada tanggal 1 November nanti, surat suara sudah harus selesai dicetak dan siap untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Ponorogo.
“Proses approval (persetujuan) sudah selesai, dan kini kami mengacu pada jadwal percetakan yang telah ditetapkan,” katanya.
KPU Ponorogo tidak main-main dalam memastikan keamanan surat suara. Gaguk menegaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Polres Ponorogo untuk mengawal ketat proses pencetakan hingga distribusi surat suara.
Dua petugas dari kepolisian akan mengawal jalannya proses, mulai dari percetakan hingga distribusi ke seluruh kecamatan di Ponorogo.
“Pengawalan ini penting untuk memastikan keamanan dan keakuratan distribusi surat suara, baik sebelum maupun sesudah dicetak,” tutup Gaguk. [end/aje]






